Breaking News:

Jasad Sidik Korban Perampokan Lebih Tujuh Tahun Ditemukan, Penggalian Di Sekitar Persawahan

Jasad Sidik Purwanto yang terkubur lebih dari tujuh tahun, setelah dilakukan penggalian kurang lebih dua jam di persawahan RSUP dr Rifai Abdulah

Editor: Agus Nuryadhyn
sripoku.com/rere
Pengangkatan jasad Sidik yang sudah jadi tulang belulang di kawasan Mariana, Banyuasin. 

BABELNEWS.ID-- Jasad Sidik Purwanto yang terkubur lebih dari tujuh tahun,  setelah dilakukan penggalian kurang lebih dua jam di persawahan RSUP dr Rifai Abdulah, Desa Mariana, Kabupaten Banyuasin.

Jasad Sidik Purwanto yang menjadi korban perampokan hingga dibunuh akhirnya ditemukan Jumat (4/9/2020).

Sidik Purwanto ditemukan sudah menjadi tulang belulang yang dikubur di persawahan dengan posisi terlapis karung karena sudah terkubur lebih dari tujuh tahun.

Cuaca di sekitar tersebut terlihat terik dan tidak tampak mendung mewarnai penggalian yang dilakukan oleh warga sekitar. 

Setelah dilakukan penggalian kurang lebih dua jam dan menemukan karung yang berisikan tulang belulang tersebut, tiba-tiba cuaca berubah.

Hujan disertai angin kencang pun langsung mengguyur daerah sekitar.

Pihak keluarga pun tampak bertangisan melihat jasad orangtuanya ditemukan dalam keadaan sudah menjadi tulang belulang.

Setelah tulang belulang tersebut ditemukan dan diangkat, cuaca pun kembali cerah. Hujan disertai angin tak lagi mengguyur lokasi tersebut.

Selain pihak keluarga yang menyaksikan dengan isak tangis, terlihat tersangka tertunduk lesu sambil menangis menyesal telah melakukan hal tersebut.

"Aku menyesal pak sudah melakukan hal tersebut, aku menangis karena menyesal. Setiap menggali selalu aku baca doa agar cepat ditemukan pak," kata Muslimin sambil bersedih, Jumat (4/9/2020).

Sementara itu Kanit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Zainuri mengatakan ditemukannya jenazah yang sudah menjadi tulang belulang ini dikarenakan tertangkapnya Muslimin.

"Ditemukannya jasad yang sudah menjadi tulang belulang ini karena tertangkapnya Muslimin. Sebelumnya pada 2013 lalu sudah kita lakukan pencarian tapi tidak ditemukan," kata Kompol Zainuri.

Hingga saat ini jasad tulang belulang tersebut dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi di forensik.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Tangis Keluarga Warnai Pengangkatan Jasad Sidik Korban Perampokan di Mariana Banyuasin 7 Tahun Silam, https://palembang.tribunnews.com/2020/09/04/tangis-keluarga-warnai-pengangkatan-jasad-sidik-korban-perampokan-di-mariana-banyuasin-7-tahun-silam.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved