Breaking News:

Pelaku Merupakan DPO Kasus Narkoba, Saat Ditangkap Terjadi Kejar-kejaran dan Bergumul Dengan Anggota

tersangka Penden ditangkap pada Selasa 5 Januari 2020 berawal dari penyelidikan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu. 

TRIBUN MEDAN/HO
PETUGAS Sat Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap dua tersangka kasus narkotika dan sudah tiga kali masuk DPO kasus narkotika. 

BABELNEWS.ID-- Dua tersangka kasus narkoba berhasil diamankan Polisi Satnarkoba Polres Labuhanbatu.

Tersangka ini,  telah 3 kali masuk DPO kepolisian. 

Tersangka tersebut bernama Rizal Efendi Rambe alias Penden (41) warga Jalan Cemara Kelurahan Padang Matinggi, Rantau Utara, Labuhanbatu. Dan satu rekannya Adi Hasibuan (35), warga Perlayuan Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu. 

Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu, AKP Martualesi Sitepu menyebutkan, tersangka Penden ditangkap pada Selasa 5 Januari 2020 berawal dari penyelidikan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu. 

"Kita menangkap dengan cara Unit I melakukan under cover buy dan berhasil menangkap seorang pengedar bernama Adi Hasibuan dengan menyita narkotika sabu seberat 10,29 Gram, satu Unit HP Nokia dan satu unit Sepeda Motor Honda Vario," tuturnya, Rabu (13/1/2020). 

Dirinya menjelaskan dari penangkapan AH kemudian dikembangkan dengan cara memancing Penden dan berhasil menangkap Penden di Padang Matinggi setelah lompat dari sepeda motor Honda Beat Hitam miliknya.

Baca juga: Polisi Amankan Wakil Ketua Geng Motor, Edarkan Obat Penghilang Rasa Takut

"Sehingga sempat terjadi kejar-kejaran dan bergumul dengan anggota yang akhirnya tersangak Penden dapat ditangkap," ungkap Martualesi

Martualesi menerangkan, dari hasil penggeledahan di rumah tempat tinggal Penden yang disaksikan kepling setempat, disita satu buah plastik klip berisi narkotika sabu seberat 10 Gram.

Sehingga barang bukti yang disita dari Penden yaitu narkotika sabu berat bruto 10 Gram, satu Unit HP Samsung Lipat dan Satu Unit sepeda motor Beat Hitam.

"Turut dilakukan penggeledahan di rumah isteri kedua Penden yaitu EN yang beralamat di Lingkungan Aek Tapa Bakaran Batu namun tidak ditemukan narkotika sabu," ungkapnya. 

Martualesi menyebutkan, dari hasil pengembangan kasus untuk tersangka Penden sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang sebanyak 3 Kali yaitu berdasarkan LP / 804 / VI / Res 4.2 / 2020, tgl 10 Juni 2020, an. tersangka Bambang pane Als Bambang,LP/ 340 / IV / 2019, tanggal 29 april 2019, an. tersangka Johan Indra Maranduri dan LP/1511/XI/2018/SPKT tgl 12 Nopember 2018 an tersangka Tahmat Rizky.

Martualesi menambahkan, terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(vic/tribunmedan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Sat Narkoba Labuhanbatu Tangkap Tersangka Bandar Sabu Penden, Sudah Tiga Kali Jadi DPO, https://medan.tribunnews.com/2021/01/13/sat-narkoba-labuhanbatu-tangkap-tersangka-bandar-sabu-penden-sudah-tiga-kali-jadi-dpo.

Editor: Agus Nuryadhyn
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved