Breaking News:

Satpol PP dan Warga Grebek Rumah Bekas Usaha Lulur, Mangaraja Sebut Sempat Disegel dan Tutup Paksa

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama warga menggerebek, rumah dijadikan tempat kumpul kebo oleh beberapa pasangan yang bukan suami istri

IST / Tribun Medan
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memeriksa pasangan kumpul kebo atau bukan suami istri yang diamankan di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Uisgara, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar 

BABELNEWS.ID-- Sebuah rumah bekas usaha lulur, yang belakangan dianggap meresahkan warga. Karena

sering melihat pasangan muda mudi keluar masuk.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama warga menggerebek, rumah dijadikan tempat kumpul kebo oleh beberapa pasangan yang bukan suami istri, Jumat (19/2/2020) tengah malam.

Rumah milik seorang warga bermarga Pasaribu itu terletak di Jalan Uisgara, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Kabid Trantibum Satpol PP Pematangsiantar, Mangaraja Tua Nababan membenarkan pihaknya melakukan penggerebekan setelah mendapat informasi dari warga.

"Lokasi rumah milik marga Pasaribu tersebut telah dijadikan tempat kumpul kebo yang bukan pasangan resmi (suami-istri). Terus kita geraklah ke sana bersama 14 personel lengkap dengan mobil patroli," ujarnya.

Sesampai di lokasi yang diinformasikan itu, Kata Mangaraja, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan kepada pasangan kumpul kebo yang rata-rata mengaku baru satu bulan berada di rumah itu. Kemudian ada lagi yang mengaku hendak bermain keyboard di simpang 2 Jalan Parapat.

"Ada satu pasangan asal Aceh, selebihnya orang Siantar. Cuma, karena warga sana tidak menyetujui mereka berada di rumah itu lagi, ya kita buatlah surat perjanjian supaya mereka jangan tinggal. Apalagi melakukan perbuatan mesum," ujarnya lewat telepon, Sabtu (20/2/2021) siang.

Mangaraja mengatakan Ketua RT setempat, Fransiskus Sibarani juga sudah sepakat agar tidak memberi kesempatan pasangan itu lagi untuk tinggal atau mengontrak di sana, dan dapat menginformasikan ke Satpol PP bila hal itu terjadi lagi.

Ia menyebut, pasangan yang bukan muhrimnya ini dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan.

Halaman
12
Editor: Agus Nuryadhyn
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved