Breaking News:

Transaksi Narkoba Lewat Jasa Pengiriman Barang, Bea Cukai Bogor : Ada 26 Kasus Ditemukan Via Online

Pembeli narkoba anak muda ini banyak ditemukan di masing-masing wilayah hukum Bea Cukai Bogor, yakni di wilayah Cianjur, Bogor dan Depok.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Plt Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, Edwan Isrin di Mapolres Bogor, Cibinong, Selasa (6/4/2021). 

BABELNEWS.ID-- Transaksi jual beli narkoba via online digandrungi oleh anak muda. 

Sehingga tren transaksi Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) via daring atau online kini tengah meningkat.

Plt Kepala Kantor Bea Cukai Bogor Edwan Isrin mengatakan bahwa tren jual beli narkoba via online ini kebanyakan dilakoni anak muda.

"Pembelinya rata-rata remaja, mulai dari kalangan anak SMP, SMA hingga anak kuliah (mahasiswa)," kata Edwan Isrin di Mapolres Bogor, Selasa (6/4/2021).

Pembeli narkoba anak muda ini banyak ditemukan di masing-masing wilayah hukum Bea Cukai Bogor, yakni di wilayah Cianjur, Bogor dan Depok.

Namun untuk di Depok, pembeli narkoba via online ini rata-rata adalah mahasiswa.

"Di Depok rata-rata mahasiswa," katanya.

Ada 26 kasus sejak awal 2021

Sejak awal 2021, Bea Cukai Bogor sudah menemukan puluhan kasus transaksi narkoba via online (daring) yang dikirim via jasa pengiriman barang.

"Tahun 2021 sudah 26 kasus NPP (Narkotika, Psikotropika dan Prekursor) yang dilakukan secara online," kata Edwan Isrin.

Baca juga: Tiga Klub di Grup C Rebut Tiket 8 Besar, Persebaya Masih Unggul di Posisi Puncak

Halaman
12
Editor: Agus Nuryadhyn
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved