Breaking News:

Pasca Disuntik Vaksin, Guru di SMPN 3 Pemali Meninggal, Keluar Darah dari Hidung, Telinga dan Mata

Kabar duka menyelimuti SMPN 3 Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Pasalnya baru-baru ini seorang guru honorer di sekolah tersebut meninggal dunia.

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Ilustrasi petugas medis saat menyuntikan vaksin Covid-19. 

BABELNEWS.ID -- Kabar duka menyelimuti SMPN 3 Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.

Pasalnya baru-baru ini seorang guru honorer di sekolah tersebut meninggal dunia beberapa hari setelah menjalani program vaksinasi Covid-19 dosis 1 untuk guru.

Kabar guru yang meninggal usai mendapatkan vaksinasi Covid-19 tersiar.

Kejadian ini bermula saat guru tersebut sedang mengalami sakit gigi, lalu dua hari kemudian meninggal dunia.

Kondisi guru yang meninggal dunia tersebut memprihatinkan di mana hidung, lobang telinga, mata mengeluarkan darah karena terjadi pembekuan darah, saat menjalani perawatan di rumah sakit, .

Untuk membuktikan kebenaran informasi ini Bangkapos.com menemukan alamat rumah orangtua sang  guru honorer, bernama MG  di Jalan Kenangan Desa Pemali.

Sedangkan rumahnya ada di Desa Sempan Kecamatan Pemali.

"Memang benar pak, ini rumah orang tua ibu MG, guru SMPN 3 Pemali, almarhumah tinggal di Desa Sempan namun kemarin jenazah diurus dan dikuburkan di sini," kata Fatimah, Kakak Ipar Guru MG.

Semula pihak keluarga ini tidak bersedia mengungkapkan kejadian yang dialami guru honorer MG ini kepada Bangkapos.com, namun setelah dijelaskan akhirnya bersedia menghubungi suami MG, Yuli Mulyana yang saat itu sedang berada di Pangkalpinang.

"Kalau kabar dua hari setelah Vaksin Covid-19 dia meninggal dunia itu tidak benar, yang benar sekitar 10 hari setelah divaksin," kata Yuli Mulyana.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved