Berita Kriminalitas

Tantang Polisi Duel Saat Diringkus, Kaki Dua Pelaku Curanmor di Masjid Dihadiahi 'Timah Panas'

Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Masjid Al-Karomah, Jalan Depati Amir, Keramat, Kecamatan Rangkui,

Editor: nurhayati
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi penangkapan pelaku curanmor. 

BABELNEWS.ID -- Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Masjid Al-Karomah, Jalan Depati Amir, Keramat, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Minggu (16/5/2021) malam berhasil dibekuk Tim Buru Sergap (Buser) Naga Polres Pangkalpinang.

Kedua pelaku yaitu Yogi (30) seorang residivis dan Adit (25), mereka merupakan warga yang beralamat ganda yakni di Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah dan Sumatera Selatan.

Mereka ditangkap dari satu rumah di Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah.

Sebelumnya, rombongan Buser Buser Naga Polres Pangkalpinang,  lebih dulu mengepung rumah beserta bengkel yang ditempati kedua pelaku.

Setelah dipastikan pelaku berada di dalam,  anggota pun meringsek masuk melalui pintu belakang rumah. 

Mereka terpaksa dihadiahi 'timah panas' alias ditembak di betisnya oleh polisi lantaran melawan saat dilakukan penangkapan.

Namun Yogi sempat menantang Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang untuk berduel.

Tantangan tersebut dilontarkan Yogi, terhadap Bripka Yazid, salah satu anggota Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang yang tengah menginterogasi seraya menggelandang pelaku menuju mobil opsnal Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang.

"Kamu ado (ada) senjata bae (aja) , cubo (coba) lepas senjata tu, kito (kita) begoco (berkelahi)," tantang Yogi  kepada Yazid.

Yogi dan rekannya Adit (25) disergap anggota Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, pimpinan Kasat Reskrim AKP M Adi Putra dan Kanit Buser Aipda Rudi Kiai.

Kedua pelaku pun tak berkutik,  setelah polisi menemukan sejumlah barang bukti kunci T yang disembunyikan  di dalam ember.

Selain itu polisi juga menyita barang bukti dua sepeda motor curian yakni Honda Beat dan Yamaha Vega.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra, menyebut perkataan menantang tersebut dilontarkan pelaku, tidak lama usai disergap dan digelandang ke mobil opsnal Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang.

"Ucapan menantang itu setelah pelaku berhasil kami amankan. Waktu itu tangannya sudah diikat karena borgol kurang, dan saat akan digelandang ke mobil itulah pelaku Yogi ini nyeletuk menantang polisi," kata Adi Putra, Senin (17/5/2021) kepada Bangkapos.com.

Dua Pelaku Curanmor saat diamankan Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, Minggu (16/5/2021
Dua Pelaku Curanmor saat diamankan Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang, Minggu (16/5/2021 (Dok/Polres Pangkalpinang)

Menurut Adi Putra, aksi pencurian tersebut terjadi pada, Senin (10/5/2021) siang. Saat itu korban atas nama Harwan sedang mengurus zakat fitrah di sebuah masjid.

"Korban yang datang ke masjid itu menggunakan sepeda motor warna biru memarkirkan kendaraannya di sebelah masjid, dari pukul 13.00 WIB untuk mengurus zakat fitrah di sana. Saat korban hendak pulang pukul 17.00 WIB motornya sudah tidak ada di tempat,"  ungkap Adi Putra kepada Bangka Pos, Senin (17/5/2021).

Korban yang mengetahui sepeda motornya hilang kemudian membuat laporan ke Polres Pangkalpinang.

Setelah menerima laporan korban, petugas langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

Tak lama kemudian, Tim Buser Naga mendapat informasi keberadaan pelaku dan langsung menuju ke daerah Sungai Selan dan berhasil mengamankan Adit yang sedang berdiri di pinggir jalan. Tidak berselang lama, Yogi juga turut diamankan.

"Kedua pelaku mengakui bahwa benar mereka ada melakukan pencurian kendaraan bermotor. Awalnya kedua pelaku berangkat dari Sungai Selan menumpang kendaraan mobil truk menuju Pangkalpinang. Setelah sampai di Pangkalpinang kedua pelaku berjalan kaki untuk mencari sepeda motor yang akan menjadi target mereka," jelas Adi Putra.

Selain itu, berdasarkan keterangan kedua pelaku mereka juga telah beberapa kali melancarkan aksi serupa yakni di Kawasan Girimaya, Pangkalpinang dan Desa Sungkap, Kabupaten Bangka Tengah.

Hasil motor curian  tersebut ada yang digadaikan hingga dijual.

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti seperti satu unit sepeda motor merk Yamaha Vega ZR warna biru, satu unit sepeda motor Honda Beat warna pink, satu buah kunci T, satu bilah pisau, serta dua unit handphone.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 6.700.000.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Anthoni Ramli)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved