Breaking News:

Meracik Tembakau Sintetis Melalui Medsos, Jualpun Tidak Harus Bertemu, Raup Keuntungan Puluhan Juta

Penjual dan pembelinya tidak harus bertemu untuk melakukan transaksi barang haram tersebut.

Editor: Agus Nuryadhyn
Dok Polrestro Jaksel
Pabrik tembakau sintetis rumahan di Pandeglang, Banten, yang digerebek jajaran Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani mengatakan, peredaran narkotika jenis tembakau sintetis sangat laris di pasaran. 

BABELNEWS.ID-- Peredaran tembakau sintetis laris di pasaran. 

Dalam pemasarannya pun, diedarkan melalui media sosial. 

Bahkan pelaku meracik tembakau sintetis, belajar melalui media sosial. 

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani mengatakan, peredaran narkotika jenis tembakau sintetis sangat laris di pasaran.

Ia menyebut para pengguna tembakau sintetis kini didominasi oleh kalangan muda.

"Peredaran khusus (tembakau) sintetis ini sangat laris sekali," kata Wadi kepada wartawan, Sabtu (29/5/2021).

Lebih lanjut, Wadi mengungkapkan tembakau sintetis banyak diedarkan melalui media sosial.

Penjual dan pembelinya tidak harus bertemu untuk melakukan transaksi barang haram tersebut.

"Tidak saling bertemu, tidak saling mengenal. Kemudian cara penawaran dia menggunakan akun-akun yang anonim. Penggunanya rata-rata anak muda, sekitar umur 20 tahunan. Anak-anak mahasiswa banyak," ungkap Wadi.

Produksi tembakau sintetis yang diracik menggunakan bahan-bahan mengandung zat kimia juga dipelajari lewat media sosial.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved