Breaking News:

Bandar Sabu Kampung Bahari, Beromzet Ratusan Juta Perbulan, Miliki Jaringan Antar Pulau

Mereka ditangkap saat polisi menggerebek pesta sabu berkedok family gathering di Puncak, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021) kemarin

Editor: Agus Nuryadhyn
Polisi mengangkat barang bukti sabu yang digerebek dalam pesta narkoba di Puncak, Kamis (3/6/2021) lalu. (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino) 

AR dikenal dengan panggilan Lopes.

Ia memiliki dua lapak jual-beli narkoba dan berperan menggerakkan massa di Kampung Bahari saat ada penggerebekan.

Sementara MS alias Muss adalah adik kandung HS.

Ia punya peran penting mendanai peredaran narkoba yang dijalankan kakaknya.

"Dari hasil penyelidikan sementara, tiga tersangka HS, AR, dan MS memiliki jaringan antar pulau," tambah Guruh.

Punya 4 Lapak Jual Beli Narkoba, Bandar Sabu Kampung Bahari Raup Ratusan Juta Sebulan

HS, satu dari lima bandar narkoba yang ditangkap dalam pesta sabu di Puncak, mengaku bisa menghasilkan ratusan juta rupiah dalam sebulan.

Keuntungan sebesar itu didapatkan hasil membuka empat lapak jual-beli narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Satu bulan Rp 100 juta bisa (hasil jual markoba)," kata HS di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (4/6/2021).

HS mengaku tak bekerja sendirian. Ia mempekerjakan empat anak buahnya pada masing-masing lapak.

Halaman
1234
Berita Populer
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved