Breaking News:

Modus Perjudian Mengunakan Video Cabul Gadis Indonesia di Media Sosial Terungkap, 6 Pelaku Ditangkap

Modus Perjudian Mengunakan Video Cabul Gadis Indonesia di Media Sosial Terungkap, 6 Pelaku Ditangkap

Editor: M Zulkodri
Source: Oriental Daily
Video Cabul Gadis Indonesia Dijadikan Bahan Taruhan bagi Penjudi (Worldofbuzz.com) 

BANGKAPOS.COM --Belakangan ini bisnis perjudian semakin marak dan canggih. 

Modus yang digunakan juga bermacam-macam.

Terbaru trik perjudian dilakukan dengan mengunakan video cabul gadis-gadis agar para pejudi dapat meningkatkan taruhan mereka.

Baru-baru ini sebuah kelompok perjudian terdiri dari enam pria dan wanita indonesia telah ditangkap.

Mereka tertangkap mengelar perjudian dengan modus mengunakan video cabul gadis-gadis untuk membujuk penjudi meningkatkan taruhannya.

Semakin besar taruhannya, semakin besar skala videonya.

Melansir artikel worldofbuzz.com, selain membeli peralatan syuting profesional, kelompok ini juga mempekerjakan gadis-gadis asing,

Para gadis-gadis tersebut mengenakan pakaian minim dan membuat mereka menggunakan mainan seks untuk ditampilkan dalam video.

Menurut Oriental Daily, penjudi yang tertarik hanya perlu memasang taruhan RM100 untuk bergabung dengan grup media sosial di mana mereka dapat mengakses video gadis-gadis ini.

Video Cabul Gadis Indonesia Dijadikan Bahan Taruhan bagi Penjudi (Worldofbuzz.com)
Video Cabul Gadis Indonesia Dijadikan Bahan Taruhan bagi Penjudi (Worldofbuzz.com) (Source: Oriental Daily)

Jika mereka terus mempertaruhkan lebih banyak uang hingga mencapai jumlah tertentu, mereka akan dapat menonton video berskala lebih besar.

Berdasarkan informasi, Divisi Anti-Wakil, Perjudian, dan Masyarakat Rahasia Kuala Lumpur (D7) menggerebek sebuah apartemen di Bukit Jalil sekitar pukul 19.30 pada tanggal 9 Juni dan merusak call center sindikat perjudian.

Keenam pria dan wanita itu ditangkap dan taktik mereka untuk memikat para penjudi lokal dan Indonesia terungkap.

Dilaporkan bahwa pria dan wanita yang terlibat direkrut secara online untuk menjadi anggota kelompok perjudian di mana mereka dapat memperoleh gaji RM1.500 hingga RM2.000 sebulan, menurut China Press.

Sementara itu, semua peralatan disita dan dibawa kembali ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)

Sumber: Bangka Pos
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved