Breaking News:

Sopir Truk Keluhkan Sering Kena Palak Preman, Polda Metro Bongkar Pungli di Kawasan Tanjung Priok

empat kelompok tersebut merupakan perusahaan jasa pengamanan dan pengawalan yang berbadan hukum

Editor: Agus Nuryadhyn
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Para tersangka kasus pungli dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021). 

BABELNEWS.ID-- Operandi pungutan liar (pungli) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara berhasil dibongkar Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. 

Dari ungkap kasus tersebut, polisi meringkus 24 orang tersangka dari empat kelompok. 

"Ada empat kelompok yang bisa diungkap dengan modus operandi menarik pungli dari masyarakat. Total ada 24 tersangka yang diamankan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat merilis kasus ini, Kamis (17/6/2021).

Fadil menjelaskan, empat kelompok tersebut merupakan perusahaan jasa pengamanan dan pengawalan yang berbadan hukum.

Keempat perusahaan itu adalah kelompok Bad Boy, Haluan Jasa Prakasa, Sapta Jaya Abadi, dan Tanjung Raya Kemilau.

Dari kelompok Bad Boy, polisi menangkap empat orang tersangka. Berikutnya, polisi meringkus enam tersangka dari kelompok Haluan Jasa Prakasa.

"Kelompok Sapta Jaya Abadi kita amankan tiga tersangka, dan 10 tersangka dari kelompok Tanjung Raya Kemilau," ungkap Fadil.

Terdapat satu tersangka yang tidak dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya karena dinyatakan positif Covid-19.

Kapolda menegaskan perburuan terhadap para pelaku pungli dan premanisme akan terus dilakukan.

"Tidak boleh ada Rp 1 rupiah pun yang boleh keluar kepada preman, kepada kelompok-kelompok preman," tutur Fadil.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved