Breaking News:

Korban Terkaman Buaya di Beltim Sempat Melawan, Ahmad Sering Beri Makan dan Larang Ganggu Buaya

Juperi Ahmad, penjaga mesin air di rawa kompleks perusahaan di Desa Dukong, Simpang Pesak, Belitung Timur diduga diserang buaya, Jumat (18/6/2021).

Editor: El Tjandring
freepik.com
ilustrasi buaya 

Di lokasi kejadian ditemukan motor, dompet, ponsel, dan identitas korban.

Suasana evakuasi pencarian korban diduga diterkam buaya di Desa Dukong, Simpang Pesak, Sabtu (19/6/2021).
Suasana evakuasi pencarian korban diduga diterkam buaya di Desa Dukong, Simpang Pesak, Sabtu (19/6/2021). (Ist/Humas Basarnas Belitung Timur)

"Menurut informasi karyawan di perusahaan itu sering melihat buaya besar timbul dan berjemur di pinggir rawa tersebut," kata Rahmatullah.

Rahmatullah mengatakan tim memulai pencarian pada pukul 06.30 WIB. Hal ini karena menunggu visibilitas pandangan agar bisa terlihat.

"Hingga saat ini belum bisa ditemukan. Tim pencarian masih terus berupaya mencari korban dengan teknik circle. Teknik ini merupakan salah satu upaya tim mengangkat sesuatu dari dasar ke atas. Diperkirakan korban masih tenggelam. Di titik sirkel itu terdapat cekungan dalam," kata Rahmatullah.

Selain itu, dia bilang tim dibagi dua menjadi tim darat dan laut. Tim daratan menyisir rawa-rawa sekitar karena juga ada potensi korban dibawa ke daratan oleh buaya.

Rahmatullah menjelaskan ada beberapa kendala sejauh ini yang dihadapi dalam proses evakuasi pencarian. Pertama ialah banyaknya ranting-ranting di kolong tersebut sehingga membahayakan rubber boat.

"Kedua yakni tim SAR sempat diikuti oleh buaya terlihat dari gelembung-gelembung yang muncul di air dan ada gerakan aneh di air," jelas Rahmatullah.

Dia memperkirakan ukuran buaya sendiri adalah empat sampai lima meter dan dari keterangan warga sekitar sudah sering terjadi kemunculan buaya di sekitar lokasi.

Seri Beri Makan Buaya

Jupri Ahmad diketahui suka memberi makan binatang buas tersebut ketika bekerja.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved