Breaking News:

Pelajar Pertaruhkan Nyawa Untuk Sampai ke Sekolah, Menyeberang Bergelayutan di Tali Jembatan Rusak

Dalam video yang berdurasi 2 menit itu memperlihatkan sejumlah pelajar itu mempertaruhkan nyawa mereka saat bergelayutan di tali jembatan rusak

Editor: Agus Nuryadhyn
Facebook usufdmpasamboan
Video pelajar bergelayutan di tali jembatan rusak di Masama, Sulawesi Tengah 

Para pelajar di Sulawesi Tengah itu disebut lebih memilih menggunakan akses jembatan rusak itu karena arus sungai yang deras.

Sementara itu dicuplikan berikutnya, terlihat pula beberapa warga dewasa yang menyeberangi sungai.

Terlihat air sungai yang kecoklatan itu mengalir begitu deras.

Mereka lebih memilih bertarung melawan arus untuk menyeberangi sungai.

Di antara warga tersebut juga terlihat harus dipapah karena ditakutkan terbawa hanyut derasnya sungai tersebut.

Video tersebut viral bermula dibagikan akun Facebook Yusufdmpasamboan.

Akun tersebut mengaku, mengunggah video tersebut karena berharap jembatan rusak berada di dusunnya diperbaiki.

Dalam keterangannya, ia juga menjelaskan video tersebut ia ambil di saat melakukan pencarian korban terbawa arus sungai.

Akun Facebook itu juga tak ragu meminta pemerintah setempat daerah maupun daerah pusat untuk memperhatikan fasilitas di wilayah tersebut.

Kini, video yang di bagikan tersebut viral di media sosial dan disoroti warganet.

Tak jarang dari warganet khawatir dengan keadaan yang terjadi seperti dalam video tersebut.

Tak sedikit pula warganet memberikan kritik terhadap pemerintah setempat untuk segera memperbaiki jembatan rusak tersebut.

video viral bocah SD beregelantungan melewati sungai
video viral bocah SD beregelantungan melewati sungai ((Instagram @ndorobeii))

Berikut beberapa komentar dari warganet.

nobelg***

"Miris bgt msh ada yg begini. Pdhal ada perangkat desa, pemda, pemprov, smpe pusat masa yg begini msh blm ada tindak lanjut."

"Mesti nunggu viral dl baru di lanjut. Berbading terbalik dengan hukuman koruptor yg bs disunat smpe separo lebih"

burban***

"triliunan uang rakyat masuk ke perut siapa bos?"

anggaanisapu***

"Ini pemdanya mana tolong dong alokasikan dana apbdnya kalau soal beginian.jangan smpai ada korban jiwa baru mau bergerak."

lidyaaa***

"Calon2 orang sukses amiin"

wahyo3***

"para pejabat suruh lihat ini biar tau rakyatnya kesusahan"

Video Viral Tiga Bocah SD Bergelantungan Menyeberangi Sungai, Berikut Faktanya

Beberapa waktu lalu peristiwa serupa terjadi, video tiga bocah SD bergelantungan menyeberangi sungai menjadi perbincangan warganet.

Dari video viral tersebut, tak sedikit membuat warganet khawatir dan terenyuh atas kejadian itu.

Warganet beranggapan aksi tiga bocah SD tersebut menantang bahaya.

Ada juga beberapa warganet menanggapi video tersebut dengan bereaksi berkomentar terkait infrastruktur pemerintah daerah setempat.

Setelah ditelusuri, dikutip dari Kompas.com, lokasi kejadian tiga bocah SD menyeberangi sungai di Riau.

Lebih tepatnya tiga bocah SD itu menyeberangi sungai di di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau.

Belakangan beredar di media sosial tiga bocah SD tersebut melewati sungai bergelantungan dengan kereta gantung karena hendak pergi ke sekolah.

Namun, fakta kejadian tersebut anak-anak bergelantungan tersebut ternyata sedang bermain.

Hal ini disampaikan Babinsa Koramil 05/Kampar Kiri, Kodim 0313/KPR, Serma Kariawanto.

Kariawanto menjelaskan fakta kejadian sebenarnya tiga bocah SD tersebut bermain di tempat penyeberangan buah kelapa sawit.

Sementara itu, terdapat jembatan di dekat lokasi tempat siswa SD itu bermain.

Jembatan itu menjadi akses utama warga menyeberang.

Adapun di seberang sungai terdapat empat rumah warga yang menjaga kebun sawit tersebut.

"Jembatan ada di sebelahnya. Jadi, keranjang yang diikat tali itu untuk menyeberangkan buah sawit hasil panen. Penyeberangan itu milik pribadi yang punya kebun sawit," ujar kata Kariawanto melalui sambungan telepon, Kamis (10/6/2021).

Kariawanto menjelaskan tempat penyeberangan sawit itu sering digunakan anak-anak bermain.

Ia juga menjelaskan sungai yang dilewati pun dangkal.

Namun, Kariawanto menegaskan aksi anak-anak SD tersebut tetap berisiko.

Ia mengaku akan menemui pemelik kebun sawit untuk melarang anak-anak menyeberang menggunakan alat tersebut.

"Nanti saya akan menemui pemilik kebun untuk mengingatkan agar melarang anak-anak menyeberang di situ. Karena kita khawatir juga anak-anak jatuh nanti pas menyeberangi sungai," ucap Kariawanto.

Viral di Media Sosial

Sebelumnyam, video tiga bocah anak SD berjuang melewati sungai itu beredar viral di media sosial.

Dalam video viral itu memperlihatkan pemandangan tak biasa, tiga bocah SD bergelantungan melewati sungai.

Untuk bisa melewati sungai itu mareka harus bergelantungan menantang bahaya.

Seperti yang beredar viral di unggah Instagram @ndorobeii.

Dalam video viral tersebut, awalnya terlihat biasa, memperlihatkan tiga bocah berseragam SD.

Mereka terlihat memainkan semacam keranjang berjaring terbuat dari bambu.

Jaring itu telah diikat ke tali dan digantung di besi yang terpasang membentang menyeberangi sungai.

Ketiga orang anak itu juga terlihat menyimpan tas mereka pada jaring bambu.

Kemudian, mereka tampak berpegang erat pada jaring tersebut dan melakukan ancang-ancang mendorong jaring ke belakang.

Tetiba saat itu, mereka berlari dan melompat menyeberangi sungai dengan bergelantungan.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul VIRAL, Video Pelajar Gelayutan di Tali Jembatan Rusak Seberangi Sungai, Berharap Jembatan Diperbaiki, 

Berita Populer
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved