Breaking News:

PSK Hamil Di Bawah Umur Ikut Terjaring, Berkilah Tidak Terlibat Prostitusi Online

D sempat berkilah tidak terlibat prostitusi online. Dia mengaku berada di rumah kos untuk menemani suaminya minum minuman keras.

Editor: Agus Nuryadhyn
(Darwinsyah/BangkaPos)
Ilustrasi Pekerja Seks Komersil (PSK) 

"Saya tidak jualan itu. Saya menemani suami saja," kata D.

Ternyata, rekan D yakni L (17) membantah hal itu.

L mengaku bersama D sedang menunggu pelanggan di kos itu. "Menunggu pelanggan tapi keburu ditangkap," kata L kepada petugas.

L sendiri menceritakan dia terjebak diprostitusi online ini karena kebutuhan hidup.

(ilustrasi) kamar digrebek
(ilustrasi) kamar digrebek (Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay)

Rela putus sekolah padahal mengambil jalur pendidikan di sekolah agama tingkat SMP. "Sudah berhenti sekolah MTs," kata perempuan rambut pirang ini.

Mengenai tarif sekali kencan L mengaku tergantung paling tidak Rp 300 ribu.

"Tapi sekarang jarang juga (dapat palanggan) dua Minggu kadang sekali saja," tambah dia.

Guna menggaet pelanggan hidung belang, L mengaku banyak memanfaatkan aplikasi media sosial.

Ditanya apakah orangtua tahu akan profesinya ini warga Bangkal Kecamatan Cempaka mengaku hingga kini masih dirahasiakannya.

Atas perbuatannya ini, tim UKL Sabhara Polres Banjarbaru membawa mereka untuk dititipkan ke rumah singgah Berkarakter Dinas Sosial Kota Banjarbaru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved