Kesehatan

Si Pahit Sambiloto Kaya Akan Manfaat, Jaga Kesehatan dan Cegah Berbagai Penyakit Berbahaya

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Andrographis paniculata, yang dikenal sambiloto atau sambiroto ini terkenal pahit.

Editor: Agus Nuryadhyn
Dok. Kompas.com
Sambiloto 

Sebagai pembersih darah

Ayan

Siphilis

Gonorrhea, dan Ketombe.

1. Cegah pilek dan flu

Salah satu khasiat sambiloto yakni meningkatkan kekebaan tubuh, sehingga dapat mencegah pilek dan flu. Namun jika terlanjur sakit, manfaat tanaman ini akan membantu meringankan gejala yang timbul, seperti demam, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan.

2. Cegah kanker

Kandungan antioksidan dalam sambiloto ini juga dapat meghambat perkembangbiakan sel kanker dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

Akan tetapi perlu dosis yang tepat untuk mengonsumsinya agar manfaat bisa maksimal dan tidak mempengaruhi kesehatan.

3. Menjaga kesehatan jantung

Menurut Chinese Medical Journal tahun 1994, ekstrak A.paniculata ini dapat mengulur waktu pembentukan gumpalan darah dan penyempitan pembuluh darah.

Oleh karena itu, khasiat sambiloto bisa mencegah timbulnya penyakit jantung karena dapat memperlancar peredaran darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh.

Selain itu, tanaman ini juga berkhasiat melemaskan otot-otot dinding pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Tingkatkan kekebalan tubuh bagi penderita AIDS/HIV

Sambiloto mengandung antioksidan yang memilki kemampuan meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga imunitas, serta dapat menangkal virus, bakteri, dan infeksi lainnya pada tubuh.

Tanaman ini juga bisa membantu memproduksi sel darah merah dalam tubuh bagi penderita penyakit AIDS.

Sehingga, khasiat sambiloto bisa mengurangi perkembangan virus HIV dan penyakit menular lainnya seperti sifilis dna gonorea.

5. Sembuhkan penyakit infeksi

Kandungan kimia dalam sambiloto yang memiliki sifat antibakteri, antivirus dan antiparasit ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit infeksi.

Misalnya penyakit sinusitis, kandungan sambiloto dapat menekan bakteri penyebab sinusitis sehingga proses penyembuhan akan terjadi lebih cepat.

6. Mengatur kadar kolesterol dan meningkatkan fungsi hati

Kandungan dalam tanaman sambiloto ini dapat meningkatkan fungsi hati serta mengatasi beberapa gangguan hati.

Sambiloto juga dapat mengontrol kolesterol jahat dalam darah dan mencegah munculnya endapan pada aliran darah yang dapat menyumbat aliran darah.

7. Mencegah diabetes

Penelitian dilakukan pada tikus yang telah diberi asupan lemak dan gula tinggi menunjukkan bahwa kandungan sambiloto mampu menurunkan kadar glukosa, trigliserida, dan kolesterol LDL.

Menurut Indian Journal of Pharmacology tahun 2012 menyimpulkan bahwa senyawat aktif andrographolide mempunyai efek hipoglikemik dan hipolipidemik. Efek tersebutlah yang bisa mencegah penyakit diabetes.

Berbagai aktivitas farmakologi sambiloto telah dilaporkan termasuk sebagai antiradang, antikanker, serta untuk menurunkan tekanan darah.

Sebagai antiradang, dilaporkan bahwa suatu ekstrak metanol sambiloto mampu menekan produksi nitric oxide (NO) yang distimulasi oleh lipopolysaccharide (LPS) secara in vitro maupun ex vivo.

Telah diketahui bahwa NO adalah salah satu senyawa yang bertanggungjawab dalam proses terjadinya peradangan.

Pada pengujian selanjutnya, dua senyawa lakton diterpen, andrographolide dan neoandrographolide yang diisolasi dari ekstrak metanol sambiloto menunjukkan aktivitas penekanan produksi NO pada suatu ketergantungan dosis antara 0,1 - 100 .'6dM, dan IC50 (dosis penekanan produksi NO sampai 50% dibanding terhadap kontrol) untuk kedua senyawa tersebut masing-masing adalah 7,9 dan 35,5 .'6dM.

Aktivitas antikanker dari andrographolide, komponen utama dari sambiloto juga telah diuji dengan menggunakan beberapa jenis sel kanker.

Andrographolide menghambat perkembangbiakan (proliferasi) berbagai sel tumor yang mewakili berbagai tipe kanker secara in vitro, dengan cara langsung beraktivitas pada sel kanker dengan menahan siklus sel pada fase G0/G1 melalui induksi penghambatan siklus sel protein p27 dan mengurangi aktivitas cyclin-dependent kinase 4 (CDK4).

Larutan infus dari 6 - 7 daun sambiloto dikatakan efektif menurunkan tekanan darah tinggi sehingga dapat digunakan untuk penderita hipertensi.

Dalam suatu percobaan untuk membuktikan efek penurunan tekanan darah, crude ekstrak air sambiloto telah difraksinasi menggunakan pelarut yang berbeda polaritasnya menjadi fraksi etilasetat (FA), fraksi butanol (FB), dan fraksi air (FC).

Fraksi-fraksi ini kemudian diuji pada tikus Sprague-Dawley (SD) melihat efek yang ditimbulkan terhadap mean arterial blood pressure (MAP).

Beberapa senyawa diterpen dari sambiloto yaitu DA, DDA, andrographolide, andrographiside, dan neoandrographolide, diuji untuk melihat pengaruhnya terhadap MAP menggunakan tikus SD. Ditemukan bahwa andrographolide, andrographiside, dan neoandrographolide tidak memberikan efek terhadap MAP, sedangkan DDA menurunkan MAP dan kecepatan denyut jantung dengan ketergantungan dosis.

Sementara DA mempunyai efek yang agak lemah pada parameter yang diuji dibandingkan dengan DDA. Hasil ini menunjukkan bahwa efek hipotensi dari sambiloto dapat disebabkan oleh kedua senyawa diterpen, DDA dan DA. Disimpulkan bahwa suatu infus dari sambiloto dapat memberikan manfaat secara ilmiah untuk pengobatan hipertensi.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Sambiloto, Si Pahit yang Berkhasiat Bersihkan Darah Kotor dan Obati Diabetes

Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul Si Pahit Menyehatkan, Ketahui 7 Khasiat Sambiloto, Mulai Cegah Kanker hingga Jaga Kesehatan Jantung,

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved