Breaking News:

Virus Corona

Polisi Ungkap 3 kelompok Pemalsu Surat Hasil Swab PCR Palsu

tindakan para pelaku sangat berbahaya dan merugikan karena menghambat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia

Editor: Agus Nuryadhyn
pixabay
Ilustrasi diborgol 

BABELNEWS.ID - Polda Metro Jaya mengungkap 3 kelompok penjual surat hasil swab PCR palsu. 

Pengungkap kasus ini  dilakukan satuan tugas (satgas) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, dalam menjalankan aksinya para pelaku menjual surat palsu kepada konsumennya.

Nantinya konsumen tersebut akan mendapat surat keterangan sudah melakukan Swab PCR dengan hasil negatif tanpa menjalani pemeriksaan atau tes.

"Ada 3 kelompok yang kita amankan, adalah tentang pemalsuan, apa yang dipalsukan? Surat keterangan hasil PCR yang menyatakan orang ini negatif tanpa melalui proses laboratorium," kata Tubagus kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jumat (9/7/2021).

Kendati begitu, Tubagus tidak memerinci identitas penjual surat hasil swab test itu.

Ia hanya mengatakan bila tindakan para pelaku sangat berbahaya dan merugikan karena menghambat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Sekarang orang tanpa melalui satu proses laboratorium mengeluarkan surat ini, sehingga upaya penanggulangan terhadap Covid-19 ini tidak terselesaikan dengan baik," katanya.

Dengan adanya penindakkan terhadap oknum tidak bertanggung jawab tersebut, Tubagus menyebut pihaknya akan mendalami lebih jauh untuk mengungkap pelaku lainnya.

"Karena itu Satuan Tugas (Satgas) akan menindak tegas," ucap Tubagus.

Kata Tubagus, atas perbuatannya pelaku pembuat surat hasil swab palsu tersebut diancam dengan pasal 263 atau 268 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pemalsuan surat.

Adapun ancamannya yakni hukuman penjara paling lama delapan tahun.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polda Metro Jaya Amankan 3 Kelompok Penjual Surat Hasil Tes Swab PCR Palsu,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved