Breaking News:

3 Warga Isolasi Mandiri Meninggal Dunia Saat Tenaga Kesehatan Terkonsentrasi di Vaksinasi Massal

Dalam kurun waktu dua hari, tiga warga Bangka Belitung yang sedang menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.  

Editor: El Tjandring
Kolase shutterstock via Tribunnews.com
ILUSTRASI - Warga meninggal dunia akibat positif Covid-19. 

BABELNEWS.ID – Dalam kurun waktu dua hari, tiga warga Bangka Belitung yang sedang menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.  

Pasien pertama adalah warga Desa Beluluk, Bangka Tengah yang meninggal dunia pada 10 Juli 2021, dengan gejala demam, sakit kepala, batuk dan flu.

Pasien kedua, warga Kelurahan Mantung, Kecamatan Belinyu, meninggal dunia pada 9 Juli 2021, dengan gejala demam.

Sedangkan pasien ketiga, berasal dari Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, meninggal dunia pada 10 Juli 2021 dengan komorbid diabetes, jantung dan stroke.

Hal ini sungguh disayangkan karena mereka yang tekonfirmasi positif Covid-19 dan memiliki gejala klinis seharusnya menjmani isolasi di rumah sakit agar kondisinya terpantau petugas kesehatan.  

Dikutip dari Bangkapos.com, Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan selama setahun Pandemi Covid-19 sebanyak tiga warga Babel yang meninggal saat melakukan isolasi mandiri (Isoman).

"Kalau sesuai aturan pengawasan pasien isolasi mandiri ini dilakukan oleh pihak puskesmes yang dipantau setiap ada jadwal pemeriksaan, mereka memeriksa ke rumah, sama seperti pelayanan rumah sakit, atau misalnya ditelpon ditanya kondisinya," jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Minggu (11/7/2021).

Tetapi, diakui Mikron sejak kasus yang meningkatkan dan pelayanan vaksinasi berjalan, membuat petugas medis di puskesmas terbatas untuk melakukan pengawasan pasien isolasi mandiri.

"Karena posisi petugas nakes di kita banyak pekerjaanya, sehingga tidak terkontrol lagi. Apalagi saat ini sedang pelaksanaan program serbuan vaksin," lanjutnya.

Mikron mengatakan, untuk mengatisipasi bertambahnya kasus isoman meninggal dunia Satgas Covid-19 Babel telah menyarankan ke Dinkes Babel untuk mengaktifkan layanan Public Safety Center (PSC) dengan nomor yang dapat dihubungi 119.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved