Breaking News:

virus corona

Zona Merah Covid -19 di Bangka Belitung, Peningkatan Tinggi Kasus Baru di 4 Kabupaten/Kota

Adapun empat kabupaten/kota yaitu Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, dan Belitung.

Editor: Agus Nuryadhyn
Dokumentasi Bangka Pos
Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa 

BABELNEWS.ID - Empat wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kategori zona merah covid-19. 

Adapun empat kabupaten/kota yaitu Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, dan Belitung.

Sementara zona oranye di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur. Untuk wilayah zona kuning di Babel dinyatakan nihil.

Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan penetapan empat kabupaten/kota tersebut dalam zona merah berdasarkan peta zonasi risiko sebaran Covid-19 terbaru, Rabu (14/7).

Mikron menjelaskan berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per 11 Juli yang dirilis pada 14 Juli ada senbanyak 129 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk wilayah dengan risiko penularan tinggi Covid-19. Empat di antaranya berada di Babel.

"Situasi dan kondisi penularan virus corona saat ini di Babel semakin memprihatinkan. Kasus baru Covid-19 yang mengalami peningkatan tinggi di empat kabupaten/kota yang berstatus zona merah tersebut,” kata Mikron kepada Bangka Pos, Rabu (14/7).

Ia menambahkan angka kematian karena Covid-19 di Bangka Belitung juga menembus rekor baru. Berdasarkan data Satgas Covid-19 sebanyak 13 kasus meninggal dunia terjadi pada Rabu (14/7).

“Jumlah ini bertambah satu dibanding hari sebelumnya, sebanyak 12 kasus pada Selasa (13/7),” sebut Mikron.
Lanjut Mikron pada Rabu (12/7) terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 508 kasus, selesai isolasi 206 kasus dan meninggal dunia 13 kasus.

“Untuk total kasus di Babel hingga kemarin mencapai l 25.014 kasus, sembuh 21.557 kasus dan meninggal dunia 410 kasus,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan masih tingginya kenaikan kasus positif Covid-19 disebabkan masih banyaknya titik kerumunan dan kurang patuhnya masyarakat menjalankan protokol kesehatan saat keluar rumah.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved