Breaking News:

Apa Itu Flu Babi Afrika? Penyakit yang Tewaskan 6695 Babi Secara Massal di Kabupaten Bangka

Populasi ternak babi di Kabupaten Bangka hanya tinggal 10 % saja diduga akibat wabah flu babi Afrika ini. Berbahayakah flu babi Afrika bagi manusia?

Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: Dedy Qurniawan
Kompas.com
Ilustrasi Flu Babi Afrika 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kabupaten Bangka saat ini tengah mewabah penyakit flu babi Afrika atau biasa disebut African Swine Fever (ASF).

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka, penyakit akibat virus ini telah menyerang ribuan babi.

Dilaporkan, 6605 ekor babi telah mati massal mulai Januari hingga Maret 2021.

Saat ini, di Kabupaten Bangka, babi yang tersisa hanya 670 ekor indukan saja.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Krisna Ningsih menjelaskan, wabah ASF yang menyerang ternak babi di Kabupaten Bangka hingga saat ini belum hilang 100 persen.

"Jadi masih ada terjadi dan saat ini kita masih terus melakukan konservasi terhadap ternak  babi yang belum terserang wabah ini, karena ASF ini seperti penyakit flu yang mudah menulari ke hewan ternak babi lainnya yang masih sehat," kata Krisna Ningsih didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka, Elius Gani, Jumat (13/08/2021) di kantornya.

Baca juga: Kenaikan Tunjangan Anggota DPRD Bangka Belitung Jadi Puluhan Juta Tuai Kecaman, Simak Fakta-faktanya

Dia menjelaskan, belum ada vaksin yang bisa mencegah serangan wabah flu babi Afrika ini.

Upaya yang dilakukan saat ini adalah menjaga kedisiplinan peternak menjaga protokol masuk kandang dan kebersihannya.

Kata dia, upaya seperti ini mirip seperti protokol kesehatan yang dijalankan manusia menghadapi virus Corona.

"Untuk para pembeli ternak sebelum masuk areal kandang juga harus cuci tangan, jaga jarak dan tidak boleh sembarangan orang boleh masuk ke dalam kandang, sanitasi kandang harus ketat diperhatikan, antisipasi jangan sampai ada orang lain yang membawa virus ASF ini dari daerah atau kandang yang tertular  jangan sampai masuk ke kandang yang belum terserang ASF," jelas Krisna Ningsih.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved