Breaking News:

4 Kasus Kriminal karena Kecanduan Main H1gss Domin0 di Babel, Nomor 2 Nekat Mencuri Rumah Polisi

Sepanjang 2021 ini, sejumlah kasus kriminal di Bangka Belitung ini terjadi karena dilatarbelakangi kecanduan game H1ggs Domin0.

Editor: Dedy Qurniawan
freepik.com
Ilustrasi main game online 

Iwan Saraf mengaku dirinya tidak tahu kalau rumah yang ia bobol di Balunijuk milik polisi.

Dia mengaku bermaksud berkunjung ke tempat temannya yang tak jauh dari lokasi.

Namun, saat itu temannya tak ada di rumah.

"Dak tau pak kalau itu rumah polisi, waktu lewat rumah tu sepi," kata Iwan Syaraf. 

Saat melintasi rumah ini lah, ia melihat peluang untuk beraksi.

Kemudian Iwan Saraf masuk ke dalam rumah melalui cara mencongkel jendela menggunakan besi tambal ban yang memang selalu dibawa untuk mencuri.

Rumah memang dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuninya pergi.

Dengan leluasa, Iwan mencuri barang berharga berupa uang tunai Rp 3 juta, dua handphone dan sebua laptop.

Setelah itu ia langsung melarikan diri.

Selanjutnya handphone dan laptop ia jual ke warga Puding Besar dan Pangkalpinang.

Uangnya  ia gunakan untuk foya-foya di Lokasi Teluk Bayur Pangkalpinang, dan membeli narkoba jenis sabu serta chip game h1gss domin0.

"Barang e la punya duit e la abis pak untuk ke lokalisasi, traktir kawan, beli sabu kek beli chips skater (game h1gs domin0 -red)," kata Iwan Syaraf.

Iwan, warga Nibung Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka dibekuk Tim Buser Polres Bangka yang dipimpin Ipda Judit Dwi Laksono, Sabtu (25/7/2021).

Tujuh kali Iwan Saraf (35) dipenjara kasus pencurian tak membuatnya jera.

Seusai bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bukitsemut bulan puasa lalu, Iwan langsung beraksi lagi.

Polisi berhasil membekuk Iwan setelah memburunya selama tiga hari.

3. Remaja 17 Tahun Nekat Mencuri

Seorang pemuda beriniasial A alias Andre (17) ditangkap  Tim Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Remaja 17 tahun itu diringkus atas tuduhan melakukan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di jalan Meranti No 224, Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang, beberapa waktu lalu.

Remaja warga jalan Mawar Kelurahan Tuatunu, Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang itu nekat mencuri untuk bermain judi online.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol,  Maladi melalui siaran pers, Minggu (05/9/21) malam.

"Dari info yang didapatkan hasil penjualan barang pencurian tersebut dipergunakan pelaku untuk membeli chip H1gss Domin0 dan untuk keperluan hidup sehari-hari," kata Maladi

Penangkapan pelaku  bermula dari  tim Jatanras melakukan penyelidikan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Kelurahan Bukit Sari Pangkalpinang.

Dari hasil penyelidikan dilokasi dan keterangan saksi-saksi, dicurigai bahwa pelaku pencurian tersebut adalah Andre.

Kemudian Tim langsung melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku yang diketahui bekerja di TI di Desa Sungai Selan Bangka Tengah.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku, Tim langsung bergerak kelokasi pelaku dan berhasil menangkap pelaku di Sungai Selan.

4. Residivis Menjambret untuk Beli Chips

Setahun dibui, tak membuat Novri Saputra alias Keling (26), jera.

Residivis Kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) tersebut kembali berulah.

Selasa, (7/9/2021) kemarin, Keling diringkus tim Jatantas Direktorat Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung, atas dugaan  penjambretan Lisna seorang wanita di Jalan Fatmawati Kampak, Kelurahan Bukit Merapin Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang.

Dari tangan residivis kambuhan itu, rim Jatanras pimpinan AKBP Wahyudi, mengamankan barang bukti
satu unit handphone merk Samsung Galaxy A01 berikut kotak, satu sepeda motor Honda Beat, tanpa plat nomor, satu helm, satu jaket Sweater,  satu handpone Tecno dan satu unit handpone Nokia black senter.

Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Maladi, pelaku ditangkap setelah melakukan penjambretan dari sejumlah tempat di Kota Pangkalpinang.

Mulai dari Metro Jalan Natuna Kelurahan Air Salemba Kecamatan Gabek, Jalan Balai Kecamatan Taman Sari, jalan Bukit Merapin simpang Jalan Koba hingga jalan Fatmawati Kampak.

"Pelaku (Keling) residivis pernah mendekam di penjara tahun 2019 dan 2020. Ia kembali ditangkap karena melakukan aksi penjambretan di sejumlah wilayah di kota Pangkalpinang," ungkap Maladi, Rabu (8/9/2021) kepada Bangkapos.com.

Menurit Maladi, modus operasinya, pelaku memepet calon korban  yang tengah mengendarai sepeda motor. Dalam aksinya wanita menjadi mangsa Keling.

Setelah dipepet, Keling menarik paksa tas dan barang beharga lain  yang dibawa para korbannya.

"Modusnya dengan cara memepet korban yang sedang mengendarai sepeda motor lalu langsung menarik paksa tas korban Lisna. Setelah itu pelaku kabur  menggunakan sepeda motor honda beat ke arah pasar Kerabut" bebernya.

Menurut Maladi, uang hasil menjambret digunakan pelaku membeli chip domin0 dan dan 1 handphone Samsung Galaxy A01.

"Uang hasil jambret habis di pakai pelaku  membeli chip domin0 dan Handphone Samsung, yang di pakainya sendiri untuk bermain game dan menelpon," kata Maladi.

Novri Saputra alias Keling (26), ditangkap tim Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung, ketika  memancing ikan di tepi aliran Sungai Rangkui.

Persisnya, di Jalan Kakap 2  Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Selasa (7/8/2021) sore kemarin.

(bangkapos.com)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved