Tubuh Hakim Akhirnya Ditemukan, Sila Lihat Suaminya Minta Tolong Saat Ditarik Buaya ke Tengah Laut

Tubuh Hakim Akhirnya Ditemukan, Sila Lihat Suaminya Minta Tolong Saat Ditarik Buaya ke Tengah Laut

Editor: Teddy Malaka
Ist/Polsek Simpang Rimba
Proses pencarian terhadap Hakim (52), warga Desa Permis yang diterkam buaya di peraian Desa Sebagin, Senin (13/9/2021) 

"Dua hari berturut-turut ini ada serahan buaya ke kita. Pada minggu ini saja sudah ada tiga. Bahkan sebulan ada lima ekor," ungkap Langka saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hal yang menjadi faktor buaya sering muncul akhir-akhir ini dikarenakan ekosistem atau habitat hidup buaya banyak tergangggu.

"Pertama, habitat dan aliran sungai banyak rusak dikarenakan ahli fungsi kawasan. Kedua, saat ini adalah masuk musim kawin buaya rata-rata pada bulan September-Desember, maka tingkah laku buaya lebih agresif," kata Langka.

Indonesia yang memiliki banyak rawa dan sungai ternyata menjadi habitat yang tepat untuk buaya.

Setidaknya, ada tiga jenis buaya yang hidup di Indonesia. Apa saja, ya, buaya yang ada di Indonesia?

Buaya Muara

Berbeda dengan buaya siam, buaya muara punya tubuh yang berukuran lebih besar.

Meskipun buaya muara rata-rata biasanya tumbuh sekitar 2,5 sampai 3,3 meter, tapi ada juga buaya muara yang bisa tumbuh hingga 12 meter dengan berat mencapai 200 kilogram!

Bahkan karena panjang dan berat tubuhnya, buaya muara menjadi salah satu buaya terbesar di dunia, lo.

Sesuai namanya, buaya muara yang merupakan buaya air asin ini hidup di perairan sungai yang dekat dengan laut atau muara.

Dalam sekali masa bertelur, buaya muara betina bisa menghasilkan 40 sampai 90 butir telur yang akan menetas setelah dierami selama 90 hari oleh induk betinanya.

O iya, selain merupakan buaya terbesar, buaya muara juga merupakan buaya terganas di Indonesia yang harus dihindari oleh manusia, nih.

Penyebabnya adalah karena selain memangsa hewan-hewan di darat dan air, buaya muara juga sangat mungkin untuk menyerang bahkan memangsa manusia.

Maka dari itu, manusia sebaiknya tidak mendekati buaya muara, terlebih yang berukuran besar. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan/*)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved