ABG Asal Cianjur Dipaksa Mami di Bangka Berkencan Tarif Rp 300 Ribu, Layani Dua Pria Tiap Malam

Jajaran Polres Bangka membongkar praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di eks Lokalisasi Sambung Giri (SG), Merawang.

Penulis: Deddy Marjaya | Editor: El Tjandring
tribun jatim
ilustrasi praktik prostitusi 

"Paling dua orang tiap malam pak ada juga pernah dak melayani karena tidak ada tamu sepi," kata LL.

LL mengaku dari uang Rp 300.000 yang didapat ia mendapatkan uang Rp 100.000.

Sedangkan sisanya dicatatkan dalam pembukuan. Selain Itu ia juga mendapatkan tip dari pelanggan.

"Kalo untuk saya langsung dikasih seratus ribu setiap pelanggan tapi juga kadang dapat uang tip," kata LL.

Sementera itu Ida Rosita membenarkan baru mempekerjakan ketiganya baru empat hari. Dirinya ditawari oleh pemilik wisma lain.

"Benar pak baru empat hari ini sebelumnya mereka di wisma lain," kata Ida Rosita.

LL satu dari tiga PSK yang sebelumnya bersikukuh berusia 17 tahun akhirnya mengaku baru berusia 14 tahun.

"Saya lahir tahun tahun 2007 pak sekarang baru 14 tahun," kata LL

Pengakuan LL ini menjadi bukti kecurigaan adanya PSK dibawah umur yang dipekerjakan terbukti.

Menurut Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bangka Bripka Dian Plaza, dari 3 PSK yang diamankan baru 1 orang yang terbukti di bawah umur yakni LL yang masih berumur 14 tahun.

Sedangkan dua orang lainnya sudah berusia 18 tahun tidak masuk kategori di bawah umur.

Saat ini ketiga PSK masih berstatus saksi korban.

"Untuk tiga PSK satu berusia 14 tahun mereka semua berstatus saksi korban karena dipekerjakan sebagai PSK untuk mamimya juga masih kita mintak keterangan," kata Bripka Dian Plaza. (bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved