Breaking News:

Siasat Mami Sambung Giri Bangka Terbongkar, Pekerjakan PSK ABG dari Cianjur, Dimodali KTP Palsu 

Semua terbongkar setelah polisi mengamankan tiga ABG yang diduga anak dibawah umur di Sambung Giri, Bangka.

Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Anggota Unit PPA Sat Reskrim Polres Bangka meminta keterangan PSK di bawah umur yang dipekerjakan di Wisma eks Lokalisasi Sambung Giri Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Kamis (23/9/2021). 

Akhirnya mengaku

Saat diamankan, LL satu dari tiga PSK yang diduga dibawah umur akhirnya mengaku baru berusia 14 tahun.

LL dipekerjakan sebagai PSK di Wisma Sekate Eks Lokasi Sambung Giri dan diamankan oleh Tim Kelambit Buser Polres Bangka.

"Saya lahir tahun tahun 2007 pak sekarang baru 14 tahun," kata LL, Kamis (23/9/2021)

Pengakuan LL ini menjadi bukti adanya PSK dibawah umur yang dipekerjakan di Wisma Sekate.

Baca juga: Pesan Terakhir Ibu yang Dibunuh Anak Kandungnya: Bilang ke Orang Aku Ditusuk Orang Gila, Bukan Kamu

Tarif Rp300 ribu

Selain itu, LL juga mengaku bertarif Rp 300.000 untuk short time.

LL diamankan bersama 2 PSK lainnya juga dibawah umur yakni DS (17) dan Ar (17).

Selain Itu juga diamankan Ida Rosita (50) pengelola atau mami Wisma Sekate di eks Lokalisasi Sambung Giri.

"Kalo short time tiga ratus pak kalo nginep nego lagi," kata LL

LL mengaku ia mulai masuk di SG sekitar 2 pekan lalu.

Awalnya bekerja di Wisma lain sebagai PSK.

Namun pemilik wisma kerap memaksa melayani tamu dalam kondisi apapun.

Sehngga hanya berkerja di wisma tersebut selama 10 hari.

Kemudian 4 hari lalu diajak pindah ke Wisma Sekate yang dikelola oleh Ida Rosita.

Selama 4 hari berkerja ia rata rata melayani tamu 2 orang tiap malamnya.

"Paling 2 orang tiap malam pak ada juga pernah dak melayani karena tidak ada tamu sepi," kata LL.

LL mengaku dari uang Rp 300.000 yang didapat ia mendapatkan uang Rp 100.000.

Sedangkan sisanya dicatatkan dalam pembukuan.

Selain Itu ia juga mendapatkan tips dari pelanggan.

"Kalo untuk saya langsung dikasih seratus ribu setiap pelanggan tapi juga kadang dapat uang tip," kata LL

Baca juga: Siap-siap Penetapan UMP Bangka Belitung 2022, Naikkah? Begini Kata Kadisnaker Babel

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bangka Bripka Dian Plaza dari 3 PSK yang diamankan baru 1 orang yang terbukti dibawah umur yakni LL yang masih berumur 14 tahun.

Sedangkan dua orang lainnya sudah berusia 18 tahun tidak masuk kategori dibawah umur.

Saat ini ketiga PSK masih berstatus saksi korban.

"Untuk tiga PSK satu berusia 14 tahun mereka semua berstatus saksi korban karena dipekerjakan sebagai PSK untuk mamimya juga masih kita minta keterangan," kata Bripka Dian Plaza.

Sementera itu Ida Rosita membenarkan baru mempekerjakan ketiganya selama 4 hari.

Ia ditawari oleh pemilik wisma lain.

"Benar pak baru 4 hari ini sebelumnya mereka di wisma lain," kata Ida Rosita.

Selain itu, Ida Rosita (50) juga mengakui dua KTP yang dipegang PSK tersebut ia berikan untuk mengelabui jika ada razia.

Apalagi dua dari tiga anak buahnya tidak memiliki identitas.

Dirinya memperkerjakan ketiganya setelah ditawari pemilik wisma lain.

Wisma yang ia kelola juga bukan miliknya tapi milik calon suaminya.

"Itukan ada dua KTP milik PSK lama yang tertinggal di wisma jadi saya kasih mereka untuk identitas," kata Ida Rosida.

(Bangkapos.com/deddy marjaya)

Berita Populer
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved