Ingin Bepergian ke Bangka Belitung Ini Aturan Terbaru Gubernur yang Harus Dipatuhi, Tak Perlu PCR?

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini masih berlaku di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

Editor: nurhayati
kompas.com
Ilustrasi pesawat terbang 

"Itu berlaku untuk pergi dan pulang ke Babel, aturan ini turunan dari Intruksi Menteri Dakam Negeri  kebetulan untuk level Provinsi Babel dari 4 menjadi level 3, jadi inikan setidaknya harus tetap kita dipertahankan dan harus terus turun, sehingga kita bersama-sama mematuhu protokol kesehatan," jelas Zanuari.

Dia menjelaskan untuk sektor perhubungan aturanya masih sama, mengikuti Inmendagri untuk semua pelaksanan transportasi dari darat, laut dan udara.

"Yang menggunakan moda transportasi laut wajib menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil tes negatif Antigen H-1," kata Zanuari.

Kemudian untuk kartu vaksin dikecualikan bagi sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya serta pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima divaksin.

"Kita minta dipatuhi, semua masyarakat, agar kita sama sama menjaga kesehatan yang menjadi utama. Biar daerah kita ini terus turun levelnya hingga dinyatakan hijau. Caranya kita sama sama untuk mematuhi peraturan yang telah dibuat pemerintah," tegas Zanuari.

Baca juga: Tak Jera Residivis Pengedar Narkoba Ini Ditangkap, Polres Bangka Selatan Amankan 11 Paket Sabu

Baca juga: Pemuda di Pangkalpinang Ini Curi Kabel AC Masjid, Bikin Lubang Bunker untuk Sembunyi dari Polisi

Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kategori PPKM Level 3 serta penyesuaian terhadap peryaratan perjalanan, menggunakan transportasi udara di Kepulauen Bangka Belitung disampakan hal- hal sebagai berikut:

1. Setiap individu yang melaksanakan pejalanan dengan kendaraan pribadi maupun kendaran umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing serta wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.

2. Transportasi umum (pesawal, kapal laut, dan kapal penyeberangan) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan dan memenuh protokol kesehstan secara lebih ketat.

3. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportasi udara ke dan diwilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksin dosis kedua atau keterangan hasil negatif PCR (H-2) jika baru memperoleh vaksin dosis pertama

4. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportas udara ke wilayah di luar Provinsi Kepulauan Bengka Belitung mengikuti aturan yang berlaku di daerah tujuan.

5. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri  (PO) dengan moda transportasi laut menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil tes
Negatif Antigen (H 1).

6. Ketentuan menunjukun vaksin dikecualikan bagi sumber kendaraan logistik, dan transportasi barang lainya serta pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit kamorbid yang menyebutkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksin, dibuktikan dengan surat dokter.

7. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dalam wilayah Bangka dan Belitung dengan moda transportasi darat tidak diberlakukan penyekatan.

8. Anak anak di bawah umur 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antar batas wilayah administrasi provinsi, kabupaten/ kota kecuali dengan alasan tertentu dengan dibuktikan oleh instansi yang berkompeten dengan tetap mematuhi poin 3,4 dan 5.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved