Kabar Belitung

Bank Sumsel Babel Tanjungpandan Targetkan 100 Unit Rumah Subsidi

Saat ini, BP Tapera telah menandatangani PKS dengan 38 bank penyalur FLPP yang terdiri dari 7 bank nasional dan 38 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Editor: Rusaidah
DOK BANGKA POS
Gedung kantor Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menyalurkan dana sebesar Rp23 triliun untuk 200.000 unit rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di tahun ini.

Anggaran tersebut terdiri Rp19,1 triliun Dana Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 serta Rp 3,9 triliun dari pengembalian pokok.

Saat ini, BP Tapera telah menandatangani PKS dengan 38 bank penyalur FLPP yang terdiri dari 7 bank nasional dan 38 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Mengenai hal tersebut, Bagian Kredit Bank Sumsel Babel Cabang Tanjungpandan Syailendra mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan penyaluran FLPP untuk 100 unit rumah subsidi.

"Untuk kondisi awal tahun ini, sampai sekarang masih sepi. Minat untuk mengambil kredit rumah subsidi ini memang tidak terlalu signifikan, karena masyarakat Belitung cenderung memilih kendaran dibandingkan rumah untuk aset," katanya, Sabtu (12/2).

Menurut dia, dari segi persyaratan pengajuan kredit perumahan FLPP ini, calon debitur diminta memenuhi persyaratan administratif serta memiliki penghasilan yang dipersyaratkan. Bagi pasangan suami-istri yakni maksimal Rp8 juta, sementara bagi yang lajang berpenghasilan maksimal Rp6 juta.

Pengajuan kredit rumah subsidi FLPP hanya diperuntukkan bagi pegawai fix income atau berpenghasilan tetap, baik sebagai pegawai negeri maupun pegawai swasta. Sementara bagi pekerja sektor informal atau non fix income seperti pedagang atau nelayan, subsidi yang diberikan berupa bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT) dengan mekanisme yang berbeda.

"Untuk FLPP ini prosesnya tergantung calon debitur. Kalau lengkap tidak sampai seminggu bisa cair. Nanti mereka melakukan pemberkasan untuk pengajuan kredit, kami survei dan lakukan pengecekan kelayakan. Jika setelah datanya diinput dari kementerian terkait dan sudah benar, baru kemudian pencairan," ucap dia.

Syailendra juga menyebut, saat ini pihaknya sudah bekerja sama dengan enam perumahan yang ada di Belitung, tepatnya di Tanjungpandan dan sekitarnya. Keenamnya yakni perumahan Pelangi Residence, Belitung Indah Kirana Residence, Kebun Jeruk Residence, Griya Emerald, Belitung Asri Permai dan Griya Permata. (del)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved