Rabu, 8 April 2026

Berita Pangkalpinang

Erzaldi Minta Jaga Harga Daging, Kendalikan Harga Barang Pokok Jelang Ramadan

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman meminta Satgas Pangan Babel mengawasi dan mencari penyebab naiknya sejumlah barang jelang Ramadan di wilayahnya.

Bangka Pos/Bryan Bimantoro
Gubernur Erzaldi saat hadir dalam acara di SMAN 1 Manggar, Jumat (4/2/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Gubernur Babel, Erzaldi Rosman meminta Satgas Pangan Babel mengawasi dan mencari penyebab naiknya sejumlah barang jelang Ramadan di wilayahnya. Khususnya, menjaga stabilitas harga terutama daging sapi yang saat ini sedang naik.

Erzaldi mengatakan, Pemprov dalam waktu dekat akan mengadakan rapat koordinasi bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Babel. Tujuannya, untuk membahas stok daging sapi menghadapi Ramadan dan Idulfitri. "Harapannya apa yang ketika lakukan bisa mengantisipasi, misalnya akan terjadi harga yang mahal. Kita antisipasi jangan sampai harga mahal," kata Erzaldi, Minggu (6/3).

Diakuinya, saat ini terjadinya kenaikan harga daging sapi yang mahal karena distribusi tidak lancar ataupun kebutuhan melebihi dari pada ketersediaan barang. "Nah, kita harus menjaga ini, makanya kami bersama Bank Indonesia akan mengadakan rapat bersama berkenaan ketersediaan bahan pokok kita ini. Apa yang menjadi hambatan sehingga membuat barang tersebut mahal kita buat antisipasinya. Tentunya kita mempunyai strategi, plan A plan B," tegasnya.

Ia berharap, dengan kondisi saat ini, masyarakat tidak panik terkait sejumlah barang yang harganya merangkak naik. "Jangan panik, kita masih bersyukur, kalau daerah lain minyak goreng sulit, kita tidak merasa. Karena apa kita antisipasi. Gula di daerah lain sulit, kita tidak. Karena kita antisipasi. Kalaupun ada yang mahal, berarti antisipasi kita masih belum optimal. Seperti daging misalnya, tapi kalau sudah tahu begini, kita ambil kebijakan, sama seperti ayam kemarin," ujarnya.

Pengawasan
Kabid Pengendalian Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Babel, Fadjri Djagahitam mengatakan, Tim Satgas Pangan Babel akan mengawasi sejumlah harga barang pokok yang naik menjelang Ramadan. "Satgas pangan akan mengawasi, terkait potensi beberapa komoditi yang akan naik menjelang puasa dan lebaran ini," kata Fadjri.

Ia mengakui, beberapa barang pokok telah terjadi kenaikan di pasar. Sehingga, perlu dilakukan kontrol agar tidak naik terlalu tinggi. "Kita akan mencoba mencarikan solusi mengendalikan harga ini. Naiknya jangan terlalu tinggi. Terutama dari daging sapi," jelasnya.

Menurutnya, banyak penyebab alasan para penjual menaikan harga barang. Mulai dari pasokan yang sedikit hingga alasan lainnya. "Karena alasan mereka menaikkan ini, macam-macam. Tetapi kita akan pantau pasokannya dari badan karantina, dinas pertanian apakah jumlah pasokanya tetap atau memang terbatas," katanya.

Anggota Komisi III DPRD Babel, Azwari Helmi, mengatakan, di tengah kondisi sulitnya minyak goreng, tentunya inovasi dan kreasi harus dapat dilakukan oleh masyarakat agar dapat menciptakan sendiri kebutuhannya. "Jadi perlu terobosan, karena kelapa sawit di Babel ini banyak, apabila saja ada alat yang kecil saja. Bisa membuat minyak goreng di desa-desa, tentunya ini akan menambah penghasilan masyarakat desa dan memenuhi kebutuhan minyak goreng," kata Helmi.

Ia berharap, pemikirannya tersebut dapat menjadi masukan dan bermanfaat untuk masyarakat. "Karena paling tidak masyarakat yang ada di desa-desa bisa membeli minyak goreng, hingga ke dusun-dusun, dengan murah karena minyak berlimpah. Kemudian untuk mutu minyaknya bisa dibimbing pemerintah daerah meningkatkannya, karena kita perlu ada terobosan," tegasnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved