Kabar Belitung

Cecep Lega Terbang Tanpa Tambahan Ongkos Antigen atau PCR

Cecep (38) warga Bandung, Jawa Barat misalkan mengaku sedikit lega karena tidak menggunakan syarat tersebut.

Editor: Dhina Sakti
Bangka Pos/Dede Suhendar
Penumpang di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung, Rabu (9/3). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Penumpang pesawat di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung, Rabu (9/3) sedikit lega setelah ditetapkan atau diberlakukan persyaratan penerapan dalam negeri, tanpa menggunakan hasil negatif tes antigen ataupun PCR, bagi penumpang yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ke dua.

Pasalnya penumpang tersebut tidak perlu lagi mengeluarkan ongkos untuk hasil tes antigen atau PCR ketika ingin melakukan penerbangan.

Cecep (38) warga Bandung, Jawa Barat misalkan mengaku sedikit lega karena tidak menggunakan syarat tersebut.

"Ini sedikit lega. Kalau kemarin masih menggunakan antigen, jadi agak sedikit ribet kalau mau berangkat, nah sekarang tidak," kata Cecep kepada Bangka Pos Group, Rabu (9/3) ketika ditemui di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan.

Cecep bersama rekannya berangkat dari Belitung ke Jakarta untuk selanjutnya pulang ke Bandung menggunakan pesawat Lion Air.

Ia sempat beberapa hari berada di Belitung untuk menemui rekan-rekan.

"Adanya penerapan atau aturan baru ini lebih mudah tentu nya. Tentunya lebih mudah," jelasnya.

Sebelumnya Pemerintah sudah memutuskan tidak memberlakukan lagi syarat antigen atau PCR hasil negatif untuk penumpang pesawat, transportasi laut maupun udara.

Namun syarat itu hanya untuk penumpang yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua atau boster.
Sedangkan untuk penumpang yang baru melakukan vaksinasi dosis pertama, tetap harus menggunakan syarat antigen dan PCR hasil negatif.

Wakil Gubernur Kepulauan Kepulauan Babel Abdul Fattah sempat merasakan perbedaan di bandara setelah pemberlakukan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2022.

Orang nomor dua di Babel itu baru saja mendarat di Bandara H AS Hanandjoeddin bertolak dari Jakarta.

"Tidak ada lagi, sudah lancar. Begitu juga kalau kita dari daerah menuju Jakarta sudah aman. Tapi tetap saja ada rasa was-was dalam diri makanya tetap menerapkan prokes," ujarnya.

Ia menjelaskan berbicara aturan, setiap level pemerintahan harus seragam menjalankannya.

Dalam artian jika Satgas Covid-19 ataupn kementerian sudah menerbitkan aturan maka harus dilaksanakan.
Begitu juga sebaliknya, jika aturan belum diterbitkan secara otomatis kebijakan yang bertentangan tidak boleh dilakukan.

"Makanya kita harus seragam, jadi kalau memang sudah diatur saya rasa kita tidak perlu mempertentangkan itu," katanya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II selaku operator Bandara Internasional H AS Hanandjoeddin telah menerapkan aturan SE Kemenhub Nomor 21 Tahun 2022.

Dalam aturan tersebut disebutkan bagi penumpang yang sudah menerima vaksin dosis kedua tidak wajib menunjukan hasil tes swab antigen atau RT-PCR. (tas/dol)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved