Senin, 20 April 2026

Wali Kota Pangkalpinang Lantik 27 Kepsek, Bersiap Menuju Kurikulum Merdeka Belajar

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil melantik 27 kepala sekolah, 2 pengawas SD dan SMP, serta 1 kepala bagian tata usaha SMP.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
PELANTIKAN KEPALA SEKOLAH - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menyaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi menandatangani berkas pelantikan kepala sekolah, pengawas sekolah, serta kepala bagian tata usaha SMP di ruang OR, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (10/3/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil melantik 27 kepala sekolah, 2 pengawas SD dan SMP, serta 1 kepala bagian tata usaha SMP.

Pelantikan berlangsung di ruang OR, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (10/3/2022) sore.

"Mutasi itu hal yang biasa. Ada demosi, rotasi, dan mutasi, atau promosi dalam suatu kegiatan kepegawaian," kata Molen, sapaan akrab Maulan Aklil.

Menurut dia, pihaknya sudah lama tidak melakukan pelantikan kepala sekolah, pengawas, hingga guru.

Molen menekankan, pelantikan guru hingga pengawas sekolah tersebut merupakan penyegaran.

Ia pun berharap agar mereka yang dilantik bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

"Laksanakan dengan baik, sampaikan salam dengan kawan-kawan di sekolah. Semoga bernilai ibadah dan dapat menjalankan tugas dengan baik," tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi mengatakan, pelantikan kali ini dilakukan guna mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah maupun pengawas yang pensiun.

"Selama ini hampir berapa tahun ini mereka dijabat pelaksana tugas," ujar Eddy.

"Untuk guru yang pensiun tahun ini ada sekitar lima orang. Maka dari itu kita lantik hari ini untuk meningkatkan kompetensi mereka menjadi guru," ujarnya.

Menurut Eddy, pelantikan kali ini juga untuk mendukung sekolah penggerak di Pangkalpinang.

Terlebih-lebih, tahun ini Pangkalpinang akan menerapkan kurikulum merdeka belajar.

Salah satu syaratnya, yakni kepala sekolah harus definitif.

"Begitu juga jumlah pengawas di Pangkalpinang rasionya masih sangat kurang, harusnya 9 orang pengawas sekarang hanya 3 orang pengawas. Maka dari itu kita menambah 2 orang pengawas berikut juga SMP," tutur Eddy. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved