Kabar Pangkalpinang
Operasi Pasar Berlanjut di Basel dan Belitung
Pemerintah menggunakan jurus operasi pasar untuk menstabilkan harga pangan yang mulai naik jelang Ramadan.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah menggunakan jurus operasi pasar untuk menstabilkan harga pangan yang mulai naik jelang Ramadan.
Diketahui sebelumnya, harga bahan pangan seperti minyak goreng, gula, cabai hingga daging tengah mengalami kenaikan.
Dalam rangka stabilisasi harga pangan pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangka Belitung menggelar operasi pasar di Terminal Selindung Lama Pangkalpinang, Selasa (22/3).
Operasi pasar yang mulai dilaksanakan pukul 07.30 WIB itu langsung diburu masyarakat. Apalagi minyak goreng, masyarakat masih cukup antusias untuk mendapatkan minyak goreng.
Apalagi di operasi pasar kali ini minyak goreng berselisih Rp3.000 dari harga pasar, dimana minyak goreng satu liter jenis Fortune seharga Rp22 ribu.
Tak hanya minyak goreng, tapi ada juga beras, bawang, cabai, kentang, gula hingga daging beku.
Kabid Pengendalian dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fadjri Djagahitam menyebut, nanti operasi pasar ini akan kembali dilaksanakan di Bangka Selatan dan Belitung sebelum Ramadan.
"Operasi pasar ini memang program pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pangan, bekerja sama dengan Disperindag Kota atau Kabupaten. Untuk tahun ini kita ada di tiga kabupaten dan kota yakni kemarin di Kabupaten Bangka, hari ini Pangkalpinang, terus besok di Bangka Selatan, baru Belitung dan Belitung Timur," jelas Fadjri.
Kemudian nanti, kata Fadjri akan ada lagi pasar murah yang akan dilaksanakan mendekati Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, pemerintah menggelar operasi pasar ini memang disaat harga sembako mulai bergejolak seperti minyak yang tidak ada lagi HET, cabai hingga daging.
Dia mengatakan, operasi pasar ini juga mengajarkan masyarakat untuk berbelanja bijaksana yakni sesuai kebutuhan bukan keinginan. Untuk pembelian minyak sendiri dibatasi hanya dua pembelian saja.
"Seperti di distributor kalau kami liat itu sebetulnya banyak sekali yang masuk, cuma di lapangan barangnya tidak ada atau habis dan bikin panik masyarakat, jadi operasi pasar ini mengajarkan masyarakat untuk belanja bijaksana sesuai kebutuhan," jelasnya.
Dia menambahkan, untuk stok kebutuhan pangan menjelang Ramadan ini terpantau akan cukup hingga bulan April. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Masyarakat-tampak-antusias-mendapatkan-kebutuhan-pangan-dalam-operasi-pasar.jpg)