Warga Buru Vaksin Booster di Pangkalpinang
Dalam satu hari saja, yakni Kamis (31/3/2022), ada 945 orang menjalani vaksinasi booster di gerai-gerai yang telah disediakan
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Adanya aturan wajib vaksinasi penguat atau booster sebagai salah satu syarat mudik Lebaran pada tahun ini mengakibatkan peningkatan jumlah permintaan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga di Pangkalpinang.
Dalam satu hari saja, yakni Kamis (31/3/2022), ada 945 orang menjalani vaksinasi booster di gerai-gerai yang telah disediakan di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Adapun beberapa waktu lalu sebelumnya hanya sekitar 100 orang divaksinasi dosis ketiga dalam sehari.
"Cukup banyak sejak beberapa hari terakhir, data per hari ini setidaknya 945 orang menjalani suntik booster," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus M Hakim, Kamis (31/3/2022).
Hakim menyebutkan, vaksinasi dosis kedua juga terus mengalami peningkatan.
Namun, vaksinasi dosis pertama terus melambat.
Menurut Hakim, melambatnya vaksinasi dosis pertama lantaran sudah 89,61 persen atau sekitar 170.874 jiwa menjalani vaksinasi.
Selain itu, kata dia, karena faktor pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap vaksin Covid-19 hingga warga yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
"Komorbid seperti diabetes melitus, darah tinggi, jantung, dan ginjal memang sering ditemukan pada lanjut usia dibandingkan kelompok usia muda," ujar Hakim.
Kendati demikian, dia menegaskan, komorbid pada masyarakat bukan kontraindikasi pemberian vaksin Coronavirus Disease 2019.
Masyarakat yang memiliki penyakit penyerta bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 asalkan dalam kondisi terkendali.
Hakim menuturkan, untuk menggenjot capaian vaksinasi tersebut, pihaknya bakal mendatangi tempat-tempat yang menjadi tempat berbuka puasa bersama seperti restoran dan tempat ngabuburit.
"Sehingga setelah vaksinasi bisa langsung berbuka puasa bersama," ucapnya.
"Tetapi kita yakin vaksinasi booster akan diburu oleh masyarakat," kata Hakim.
Stok untuk tiga bulan
Sementara itu, stok vaksin Covid-19 di Pangkalpinang per 27 Maret 2022 mencapai 8.270 dosis.
Rinciannya, vaksin Sinovac 5.840 dosis, Moderna 1.740 dosis, AstraZeneca 60 dosis, dan Pfizer 630 dosis.
"Vaksin jenis Sinovac hanya diperuntukkan bagi anak-anak usia 6-11 tahun," kata Hakim, Senin (28/3/2022) lalu.
Hakim menuturkan, stok vaksin Covid-19 sebanyak 8.270 dosis tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.
Berdasarkan perhitungan selama ini, rata-rata penggunaan vaksin di Pangkalpinang hanya 1.000-2.000 dosis per pekan.
"Per harinya sekitar 200-300 orang dilakukan penyuntikan vaksin baik dosis pertama, kedua maupun, booster atau penguat," ujar Hakim.
"Ini (stok 8.270 dosis--red) masih bisa kita pakai untuk suntik booster, termasuk juga suntik kedua," ucapnya.
Menurut Hakim, stok vaksin tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan menghadapi musim mudik Lebaran nanti.
Melansir Kompas.com, pemerintah mengizinkan masyarakat mudik Lebaran 2022. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan," kata Jokowi dalam konferensi pers daring, Rabu (23/3/2022).
Namun demikian, diberlakukan sejumlah syarat bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman.
Syarat tersebut merujuk pada jumlah vaksin yang sudah diterima pemudik, apakah sudah mendapat vaksin booster atau dosis ketiga, ataukah baru divaksinasi dosis pertama atau kedua.
Pemudik yang sudah menerima vaksinasi booster dibolehkan mudik tanpa perlu menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 untuk syarat perjalanan.
Pemudik yang sudah divaksinasi lengkap atau dua dosis wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 dari tes antigen sebagai syarat perjalanan.
Adapun pemudik yang baru divaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR sebagai syarat perjalanan.
"Kalau yang belum booster, kalau dia baru divaksinasinya dua kali harus tes antigen," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/3/2022).
Aturan resmi terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2022 nantinya akan dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan dan SE Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
Disediakan posko
Untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi booster selama perjalanan mudik, pemerintah menyediakan posko vaksinasi untuk memberikan layanan vaksin bagi pemudik.
"Nanti akan ada tempat-tempat khusus baik di angkutan umum maupun beberapa pos, dan kalau naik angkutan pribadi bisa juga disuntik keduanya, lengkapnya di sana," ujar Budi.
Ia menyebutkan, stok vaksin Covid-19 masih cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi dosis kedua maupun ketiga hingga empat bulan mendatang.
Menurut dia, persediaan vaksin di dalam negeri memadai, termasuk jika pemerintah melakukan peningkatan pemberian vaksinasi booster bagi para pemudik sebelum mereka menempuh perjalanan pulang kampung.
"Masih ada 80 juta dosis vaksin untuk suntik booster dan suntik dosis kedua," ucap Budi.
Adapun catatan Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan, vaksinasi booster baru mencapai 18.070.929 suntikan per Rabu (23/3/2022).
Pada periode yang sama, capaian vaksinasi dosis pertama menyentuh angka 195.229.531, dan vaksinasi dosis kedua berada di angka 156.139.516. (u1/kompas.com)
------------------------------------------
Capaian Vaksinasi Covid-19
di Pangkalpinang per 31 Maret 2022
--------------------------------------------
1. Tenaga Kesehatan (target 2.283 orang)
- Dosis pertama: 3.072 orang (134,55 %)
- Dosis kedua: 2.821 orang (123,56 %)
- Booster: 2.077 orang (90,97 %)
2. Petugas Pelayanan Publik (target 13.152 orang)
- Dosis pertama: 29.572 orang (224,92 %)
- Dosis kedua: 23.785 orang (180,8 %)
- Booster: 3.710 orang (28,20 %)
3. Warga Lansia (target 15.582 orang)
- Dosis pertama: 12.935 orang (83,01 %)
- Dosis kedua: 11.712 orang (75,16 %)
- Booster: 3.627 orang (23,27 %)
4. Masyarakat Umum dan Rentan (target 117.032 orang)
- Dosis pertama: 82.536 orang (70,52 %)
- Dosis kedua: 70.728 orang (60,43 %)
- Booster: 16.365 orang (13,98 %)
5. Remaja 12-17 Tahun (target 21.234 orang)
- Dosis pertama: 21.501 orang (101,25 %)
- Dosis kedua: 19.809 orang (93,28 %)
6. Anak-anak Usia 6-11 Tahun (target 21.385 orang)
- Dosis pertama: 21.248 orang (99,35 %)
- Dosis kedua: 16.632 orang (77,77 %)
Sumber: Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang. (u1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220209_Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Pangkalpinang-Masagus-Hakim.jpg)