Selasa, 14 April 2026

Pemkot Pangkalpinang Awasi Ketersediaan Bahan Pokok

Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan stok bahan pokok di daerahnya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
PEDAGANG CABAI - Pedagang cabai di Pasar Pembangunan Pangkalpinang merapikan dagangannya, Senin (28/3/2022). Harga cabai di pasar ini mengalami penurunan. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan stok bahan pokok di daerahnya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan 1443 Hijriah.

Pemerintah kota setempat juga mengeklaim harga bahan pokok di Pangkalpinang stabil.

"Ini (memenuhi kebutuhan pokok masyarakat--red) adalah tugas saya sebagai wali kota, apalagi sudah ada instruksi dari pemerintah pusat bahkan langsung dari Pak Presiden jangan sampai bahan pokok kurang atau harganya terlalu tinggi," kata Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil atau akrab disapa Molen, Selasa (5/4/2022).

Ia menuturkan, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Pangkalpinang masih terus melakukan pengawasan agar ketersediaan bahan pokok tercukupi dan tidak terjadi kelangkaan bahkan kenaikan harga.

"Harga kebutuhan bahan pokok masih terkendali, tidak ada kenaikan harga yang signifikan. Selama Ramadan, kebutuhan bahan pokok diprediksi cukup dan tidak akan terjadi kelangkaan," tuturnya.

Oleh karena itu, Molen berharap masyarakatnya tidak resah terkait ketersediaan maupun harga bahan pokok.

Ia juga meminta agar pedagang tetap mengendalikan dan tidak menaikkan harga bahan pokok di luar ketentuan pemerintah.

"Supaya harga tetap stabil, inflasi juga bisa terjaga, dan insyaallah, kami, pemerintah akan terus menjaga stok barang tetap ada," ujar Molen.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang Rio Setiady mengatakan, selama bulan puasa, harga pangan harus tetap terkendali.

Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan kestabilan harga pangan tetap terjaga.

"Memasuki bulan suci Ramadan, kami mendapatkan informasi dari masyarakat atas mulai merangkak naiknya harga kebutuhan pokok. Tentu kita berharap bahwa kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) ini cukup terjadi pada komoditas minyak goreng dan tidak usah merambat ke komoditas lainnya," kata Rio, Minggu (3/4/2022). (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved