Mutiara Ramadan
Kemuliaan Bulan Ramadan
ALLAH SWT memberikan kemuliaan terkhusus untuk umat Nabi besar Muhammad SAW yaitu ampunan yang dijanjikan Allah SWT terhadap umat rasulullah.
ALLAH SWT memberikan kemuliaan terkhusus untuk umat Nabi besar Muhammad SAW yaitu ampunan yang dijanjikan Allah SWT terhadap umat rasulullah.
Nabi Muhammad SAW mengatakan kalau saja umatku tahu kemulian-kemulian yang ada di bulan suci Ramadan, maka kata Nabi, mereka umatku niscaya akan menginginkan satu tahun lamanya menjadi bulan suci Ramadan karena kebaikan-kebaikan yang terhimpun di dalamnya, bulan yang penuh dengan keberkahan.
Nabi Muhammad SAW mengatakan sungguh menyesal, sungguh merugi, dan sungguh celaka, umatku apabila masuk bulan suci Ramadan sampai Ramadan habis, tetapi dosanya belum diampuni oleh Allah SWT.
Maka mari di bulan Ramadan ini, kita mengharapkan kebaikan-kebaikan dan rahmat dari Allah SWT.
Ada satu kisah riwayat tentang Nabi Musa AS, suatu hari Nabi memunajat kepada Allah SWT, Ya Tuhanku, adakah engkau memuliakan seseorang seperti engkau memuliakan aku.
Kita tahu, Nabi Musa AS adalah orang yang bisa mendengarkan firman Allah SWT.
Ternyata jawaban Allah SWT di luar ekspektasi Nabi Musa AS.
Allah SWT menjawab sesungguhnya aku memiliki para hamba, kata Allah SWT, yang aku keluarkan pada akhir zaman yaitu umat rasulullah SAW (kita semua), dan aku muliakan mereka di bulan Ramadan dengan kemulian bulan suci Ramadan.
Wahai Musa kata Allah, ketahuilah olehmu, Aku lebih dekat kepada mereka dibanding kepadamu, saat mereka melaksanakan puasa Ramadan saat datangnya bulan suci Ramadan.
Ketahuilah Musa, kata Allah, ketika Aku berbicara denganmu, ditutupi antar diriku dan dirimu 70 ribu hijab (penghalang), dalam satu riwayat Nabi Musa pingsan karena saking dahsyatnya firman Allah SWT.
Tetapi, kata Allah, apabila umat rasulullah, berpuasa Ramadan, puasanya karena mengharap, karena imannya, puasa bukan karena mertua, bukan karena istrinya, pacarnya, tetangganya, tetapi karena imannya, karena mengharap keridhaan Allah, kata Allah, Aku lebih dekat kepada mereka dibanding kepadamu, wahai Musa, dan Aku angkat 70 ribu hijab, yang menutupi diriku dan dirimu wahai Musa untuk umat Muhammad ketika berbuka puasa.
Maka waktu yang paling diijabah oleh Allah SWT di bulan suci Ramadan ketika kita berbuka puasa, maka di waktu itulah kita memohon kepada Allah, berdoa. (s2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220402_KH-Jafar-Siddik-Ketua-PWNU-Babel.jpg)