Kabar Pangkalpinang
Fitra dan Hasya Belajar di Kampus Kelas Dunia Dua, Mahasiswa Polmanbabel Dapat IISMA Edisi Vokasi
Polmanbabel memberikan pengalaman studi di perguruan tinggi luar negeri sebagai implementasi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) edisi vokasi merupakan program yang bertujuan untuk memberikan hak dan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan kompetensi dan pengetahuan, serta memberikan pengalaman studi di perguruan tinggi luar negeri sebagai implementasi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dari Kemendikbudristek.
Nah, program ISMA edisi vokasi ini juga ada di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polmanbabel) dan sudah meloloskan dua mahasiswa yang pertama Fitra Dwianto jurusan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) D4 akan melanjutkan kuliahnya di IU Internasional University of Applied Science Germany.
Dan yang kedua ada Hasya Akhlaqah Harmie jurusan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) D4 yang akan melanjutkan kuliah di Yuan Ze University Taiwan.
"Di bulan Agustus Insya Allah keduanya akan melanjutkan studinya. Dan Alhamdulillah dari ribuan yang mendaftar Polmanbabel menjadi salah satu politeknik negeri yang lolos IISMA," ujar Ketua Pusat Karir dan Kerjasama Polmanbabel Dedy Ramdhani Harahap saat live streaming Dialog Ruang Tengah bersama Bangka Pos, Selasa (21/6).
Dedy menyebut, program IISMA ini nanti mahasiswa akan kuliah selama satu semester di 11 negara mitra IISMA dengan 49 perguruan tinggi.
"Dan ini program yang akan kami unggulkan sehingga nanti kalau banyak mahasiswa yang berminat ke program ini tentu akan jadi kebanggaan. Bukan hanya untuk Bangka Belitung tapi juga untuk orang tua mahasiswa, kapan lagi bisa kuliah di luar negeri gratis yang semuanya ditanggung," sebutnya.
"Seleksinya sangat ketat, karena untuk mendapatkan kualifikasi mahasiswa yang layak ke program ini cukup tinggi, minimal bisa berbahasa Inggris. Jadi seleksinya per jenjang mulai dari IP, capaian pembelajaran hingga kesehatan fisik mental itu dinilai," sebutnya.
Kata Dedy, bagi mahasiswa vokasi kesempatan belajar di luar negeri sangatlah dinantikan.
"Untuk bisa belajar ke luar negeri tidaklah mudah, mental yang bagus, psikologis yang bagus, kecakapan bahasa Inggris baik sehingga kami saat melakukan seleksi berharap 50 daftar IISMA 50 juga yang masih, tapi hanya ada dua yang lulus," jelasnya.
Akademik Kemahasiswaan Polmanbabel Andika menyebut, tahun ini juga Polmanbabel menerima mahasiswa didik baru seperti biasanya.
Kata Andika, ada dua jenjang pendidikan di Polmanbabel D4 sarjana terapan dan Diploma 3 atau D3.
"Dari dua jenjang ini kita punya dua jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektronika, dari Teknik Mesin punya turunan program studi ada Perawatan dan Perbaikan Mesin, Teknik Perancangan Mekanik. Terus Teknik Elektronika dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak," jelas Andika.
Menurutnya, memang ada setiap tahun ada jurusan-jurang yang menjadi favorit.
"Tapi yang biasanya menjadi favorit itu teknik mesin program studi Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin yang menjadi favorit dan disusul Teknik Elektronika," bebernya.
Andika mengatakan, belajar di Polman Babel pasti akan merasakan sensasi yang berbeda sebab selama perkuliahan praktik akan berperan lebih banyak dibandingkan pembelajaran teori.
"Kalau di Polmanbabel 70 persen praktik, 30 persen teori. Jadi bakal lebih seru dibandingkan hanya kuliah teori saja. Kuliah di Polmanbebl ada juga beasiswa yang lain banyak seperti beasiswa prestasi, tidak mampu, beasiswa industri yang rutin memberikan beasiswa," tuturnya. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Live-Streaming-Dialog-Ruang-Tengah-IISMA-edisi-vokasi-kesempatan-bagi-mahasiswa-Polmanbabel.jpg)