Bangka Belitung Berstatus PPKM Level 1, Pangkalpinang Kejar Target Testing

Pemerintah kembali memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus M Hakim. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah kembali memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali mulai tanggal 5 Juli hingga 1 Agustus 2022.

Pemerintah kemudian mengatur daftar wilayah yang masuk dalam PPKM level I dan level II yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2022. Di Bangka Belitung, sebanyak tujuh kabupaten/kota berstatus PPKM level 1.

"Alhamdulillah, walaupun diperpanjang kategori PPKM kita masih masuk level satu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus M Hakim, Selasa (5/7/2022).

Kendati demikian, pihaknya masih dibebankan target testing Covid-19 sebanyak 31 orang per hari. Testing tersebut masih menjadi indikator penurunan atau kenaikan level PPKM.

Sejauh ini, jumlah spesimen Covid-19 di Pangkalpinang yang telah diperiksa mencapai 61.072 spesimen.

Adapun jumlah warga yang telah menjalani rapid test (tes cepat) antigen mencapai 81.417 orang.

Meski cakupan vaksinasi Covid-19 di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah cukup tinggi, Hakim optimistis target testing tersebut bisa tercapai.

"Ketika masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksinasi dosis ketiga, mereka tak perlu melakukan tes swab lagi untuk melakukan perjalanan. Dampaknya, angka pengetesan Covid-19 di Pangkalpinang turun," tutur Hakim.

Melansir Kompas.com, pemerintah kembali memperpanjang masa PPKM luar Jawa-Bali mulai tanggal 5 Juli hingga 1 Agustus 2022.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/7/2022).

"PPKM luar Jawa-Bali akan diperpanjang dari tanggal 5 Juli hingga 1 Agustus," kata Airlangga.

Penerapan PPKM tidak lepas dari terus bermutasinya Covid-19 dan kembali naiknya kasus Covid-19 di Indonesia, meski sudah menurun kembali dari angka 2.000 kasus.

Dalam 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB pada Senin (4/7/2022), penambahan kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1.434 kasus.

Angka ini jauh menurun dibanding 4 hari yang lalu, dengan jumlah kasus tembus 2.000.

Sementara itu, total kasus konfirmasi Covid-19 di tanah air sebanyak 6.095.351 orang.

Menurut data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di DKI Jakarta dengan 737 kasus, Jawa Barat 255 kasus, dan Banten 179 kasus. (u1/Kompas.com)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved