Kabar Bangka

Bubur Merah Putih dan Ketupat Lepat Sarapan Lezat Tamu Trail Run Exotic Bangka

Panitia menyediakan hidangan sarapan yang spesial yang jarang terjadi, yaitu bubur merah putih dan ketupat lepat ketan dengan sambal asem khas Bangka.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Edwardi
Rosa menunjukkan hidangan sarapan bubur merah putih. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Pelaksanaan Trail Run Exotic Bangka 2022 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka di Pantai Tikus Emas Sungailiat, Jumat (22/7) ada hal unik, dimana panitia menyediakan hidangan sarapan yang spesial yang jarang terjadi, yaitu bubur merah putih dan ketupat lepat ketan dengan sambal asem khas Bangka.

Biasanya bagi masyarakat Bangka menyediakan hidangan bubur merah putih apabila ada hajatan atau syukuran untuk melaksanakan/membayar nazar (niat) karena niat atau maksudnya berhasil tercapai.

Sedangkan ketupat lepat biasanya dibuat masyarakat Bangka saat merayakan hari besar Islam, seperti Hari Raya Idulfitri, Iduladha dan lainnya.

Banyak tamu undangan dan peserta lari Trail Run Exotic Bangka yang memuji kelezatan dan kenikmatan hidangan sarapan bubur merah putih ini.

"Rasanya enak dan mantap, perpaduan rasa bubur merah yang manis dan bubur putih yang asin gurihnya sangat pas di lidah, pokoknya makyuss," kata Ivan, salah seorang undangan yang menghadiri kegiatan ini.

Bahkan untuk rasa ketupat lepat yang dicocol dengan sambal asem khas Bangka ini cukup mantap dan sesuai lidah orang Bangka.

Rupanya hidangan bubur merah putih dan ketupat lepat ini ternyata dibuat khusus oleh Rosa, istri Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka, Tony Marza yang memang dikenal sebagai pelaku usaha katering di kalangan perumahan Kompleks Pemkab Bangka (di depan Hutan Kota Sungailiat).

"Bagi orang Bangka bubur merah putih ini sudah dikenal sejak dulu, karena itu tujuan kita ingin membangkitkan kembali kuliner ini biar lebih dikenal lagi oleh banyak orang, khususnya generasi milenial saat ini," kata Rosa.

Diakuinya memang banyak masyarakat Bangka yang bisa membuat bubur merah putih ini, namun perbedaannya mungkin terletak pada cara pengolahannya yang membutuhkan teknik masing-masing. (edw)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved