Berita Kabupaten Bangka
Lanal Babel Tanam 5.000 Bibit Mangrove
Komandan Lanal Kepulauan Bangka Belitung, Letkol Laut (P) Dadan Hamdani memimpin penanaman 5.000 bibit mangrove secara serentak di Pantai Rebo Indah.
SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Komandan Lanal Kepulauan Bangka Belitung, Letkol Laut (P) Dadan Hamdani memimpin penanaman 5.000 bibit mangrove secara serentak di Pantai Rebo Indah, kawasan Lintas Timur Sungailiat, Kabupaten Bangka, Selasa (26/7). Kegiatan serentak di 77 wilayah di Indonesia ini, merupakan program Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudho Margono dalam peringatan hari mangrove sedunia.
Dadan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian jajaran Lanal Babel yang berperan secara aktif dalam pelestarian lingkungan di Babel. "Kita harapkan dapat mewujudkan Indonesia hijau, program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam menjaga bumi agar tetap lestari," kata Dadan.
Menurutnya, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah pusat maupun daerah, dalam memberikan wawasan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mangrove bagi kehidupan dan menjaga ekosistem laut. "Sebanyak 5.000 bibit mangrove ini kita tanam di areal seluas 3 hektare, namun di kawasan ini sejak tahun 2010 sudah dilaksanakan penanaman pohon mangrove di areal seluas 30 hektare lebih. Upaya ini kita lakukan bekerja sama dengan PT Timah Tbk dan stakeholder lainnya," jelasnya.
GM PT Timah Tbk, Ahmad Syamhadi mengatakan, PT Timah Tbk sudah sejak tahun 2010 bekerja sama dengan Yayasan Ikebana Sungailiat untuk melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan ini. "Jadi hari ini merupakan bagian dari kelanjutan kegiatan kita sebelumnya, ini merupakan bukti kolaboratif kita dengan semua pihak bahkan para pelajar juga ikut serta menanam mangrove untuk masa depan," kata Ahmad Syamhadi.
Ketua Ikebana Sungailiat, Ervawi mengatakan, akhir-akhir ini hutan mangrove memang banyak rusak akibat ulah penambangan ilegal. "Saat ini hutan mangrove di kawasan Pantai Lintas Timur Sungailiat saat ini masih tinggal 50 persen, namun kita terus mencoba untuk merevitalisasi kembali hutan mangrove ini supaya hijau kembali," jelas Ervawi.
Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudho Margono mengatakan, penanaman mangrove secara serentak dilaksanakan oleh jajaran TNI Angkatan Laut di 77 lokasi wilayah Indonesia. "Hal ini merupakan upaya menyikapi sering terjadinya bencana alam, tanah longsor dan bencana banjir yang hampir terjadi di seluruh negara di bumi, maka sepatutnya introspeksi dan berbenah diri terhadap lingkungan kita laksanakan bersama," kata Yudho, dalam sambutan secara daring.
Ia menambahkan, rusaknya hutan pantai (mangrove, red) sangat besar pengaruhnya terhadap lingkungan maupun risiko terjadinya bencana, seperti tsunami tahun 2005 di wilayah Aceh. "Hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup, diantaranya sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang bisa mengikis daratan pantai," ujarnya. (edw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/TANAM-MANGROVE.jpg)