Kabar Belitung Timur

Pemutihan Pajak Terkumpul Rp2,38 Miliar

Sebanyak Rp2,38 miliar berhasil dikumpulkan Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Samsat Belitung Timur selama masa pemutihan sejak Mei hingga Juli 2022.

Editor: Rusaidah
DOK BANGKA POS
Kepala UPT Bakuda Bangka Belitung Samsat Wilayah Belitung Timur M Yuli Ampera. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sebanyak Rp2,38 miliar berhasil dikumpulkan Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Samsat Belitung Timur selama masa pemutihan sejak Mei hingga Juli 2022.

Angka itu didapat dari 4.796 unit kendaraan yang membayarkan pajak di masa tersebut.

Kepala UPT Bakuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Samsat Wilayah Belitung Timur M Yuli Ampera mengatakan, animo masyarakat mengikuti pemutihan masih cukup tinggi saat ini.

"Masih didominasi oleh sepeda motor, minibus, dan pick up. Angka penerimaannya dari Mei, Juni, dan Juli yaitu 658,9 juta, 888,6 juta, dan 831,4 juta," kata Yuli kepada Bangka Pos Group, Selasa (2/8).

Dia mengatakan, pemutihan ini diprediksi adalah pemutihan terakhir sebelum nantinya ada gubernur definitif. Program pemutihan ini dilakukan untuk membantu masyarakat sebagai stimulasi dan membantu masyarakat pasca diterpa badai Pandemi Covid-19 sekitar dua tahun belakangan.

Selain itu melalui program tersebut, Pemprov ingin meningkatkan pendapatan pada sektor pajak kendaraan bermotor (PKB), terutama untuk bea balik nama kendaraan yang masih terdaftar di daerah luar Belitung.

"Program ini juga untuk memaksimalkan potensi penerimaan kepada daerah," kata Yuli.

Lebih jauh, penerimaan pajak sejak Januari hingga Juli 2022 sudah mencapai 79,87 persen dari target yaitu Rp41,39 miliar dengan realisasi Rp32,98 miliar.

Angka itu masih didominasi penerimaan dari BBN-KB senilai Rp15,01 miliar, bahkan angka itu over target sudah mencapai 106 persen dari target. Lalu diikuti oleh pajak PKB dan PAP masing-masing Rp14,9 miliar dan Rp3,05 miliar.

"Diperkirakan nanti juga akan over target seperti tahun sebelumnya. Minta doanya kepada masyarakat. Dan ayo bayar pajak," kata Yuli.

Demi memenuhi target pajak itu, pihaknya sendiri menciptakan beberapa inovasi, seperti membuka pelayanan pembayaran pajak pada malam hari.

"Kami juga mengadakan samling dan samsat setempoh ke berbagai kecamatan yang jauh sari kantor samsat supaya memudahkan masyarakat membayar pajak," kata Yuli. (s1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved