Radmida Dawam: Perempuan Harus Berdaya
Radmida menyebutkan, keterwakilan perempuan sangat penting dalam penentuan arah suatu kebijakan pemerintah.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam mengajak kaum perempuan untuk berdaya sehingga berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan bangsa.
Ajakan itu disampaikan Radmida usai menghadiri pelantikan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Pangkalpinang di ruang OR, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (4/8/2022).
"Kita jadi perempuan itu harus diberdayakan jangan sampai teperdaya. Karena makin banyak komunitas perempuan, makin banyak suara perempuan dan suara anak itu akan terakomodasi," katanya.
Radmida menyebutkan, keterwakilan perempuan sangat penting dalam penentuan arah suatu kebijakan pemerintah.
Peningkatan partisipasi perempuan juga dibutuhkan supaya pengambilan keputusan lebih akomodatif dan substansial.
Ia pun mendorong kaum perempuan untuk berkiprah di bidang politik. Perempuan jangan pernah mau menjadi objek pembangunan, namun harus menjadi pelaku pembangunan bangsa.
"Kaum perempuan harus cerdas dan wajib memiliki integritas serta kompetensi," ucap Radmida.
Sementara itu, Ketua FPPI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Zubaidah menilai, perempuan Indonesia sampai saat ini masih menghadapi kendala berupa bias gender di dalam berbagai faktor kehidupan.
Dia menyebut masih ada diskriminasi terhadap perempuan dalam hal akses dan kontrol atas sumber daya, kesempatan, status, hak, peran dan penghargaan, marginalisasi, subordinasi, pelabelan negatif, dan sebagainya.
"Oleh karenanya, FPPI hadir dengan bersifat terbuka tanpa membedakan suku, ras, agama dan golongan. Otonom kita juga bebas independen dari sosial politik maupun partai politik. Kita saling membantu dalam masyarakat banyak," kata Zubaidah.
Ia berharap, FPPI Kota Pangkalpinang dapat memberikan kontribusi yang baik bagi ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga masyarakatnya bisa lebih tersenyum lagi di masa yang akan datang.
Hal tersebut sesuai dengan misi FPPI, yakni mewujudkan kesejahteraan, kesetaraan, dan keadilan gender dengan prinsip kepada nilai antidiskriminasi, antisubordinasi, antimarginalisasi dan antipelabelan negatif, termasuk antikekerasan dalam rumah tangga, serta double burden (beban ganda). (u1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220804_Sekda-Pangkalpinang-Radmida-Dawam-berfoto-bersama-pengurus-FPPI.jpg)