Kabar Pangkalpinang

Tim MF Kedaireka Bekali 4 Program Mahasiswa UBB

Tim Matching Fund (MF) Kedaireka Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar lokakarya.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Tim MF UBB
Tim Matching Fund (MF) Kedaireka UBB foto bersama. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Tim Matching Fund (MF) Kedaireka Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar lokakarya atau workshop bertajuk 'Pembekalan Mahasiswa dan Fasilitator Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Matching Fund Kedaireka' di Novotel Bangka Hotel and Convention Centre, Rabu (27/7) hingga Kamis (28/7).

Lokakarya oleh Tim Universitas Bangka Belitung diikuti 46 mahasiswa serta 13 dosen fasilitator UBB.

Lokakarya yang digelar bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa serta fasilitator dalam melaksanakan program yang terbagi ke dalam empat jenis kegiatan, yakni kewirausahaan, kuliah kerja nyata, magang dan riset. Empat program yang ditawarkan dari MBKM MF Kedaireka tersebut terdiri dari dua puluh satuan kredit per semester.

MBKM Matching Fund Kedaireka sendiri merupakan program yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Pendidikan Tinggi (KEMDIKBUDRISTEK) Republik Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan kolaborasi serta sinergi strategis antara insan perguruan tinggi dengan pihak industri. Program ini diadakan sebanyak satu kali per tahun dengan periode program selama satu semester.

Sebelumnya Tim UBB yang beranggotakan Dr Ibrahim, Rufti Puji Astuti, Novyandra Ilham Bahtera, Dr Sudirman Adibrata dan Dr Rahmad Lingga juga pernah memperoleh dana hibah dari Program MBKM Matching Fund Kedaireka dengan program berjudul 'Kemitraan Penerapan Teknologi Probio_FM berbasis Peternakan Organik' yang bekerja sama dengan Universitas Jambi dan CV Dua Agri Mandiri (DAM) dengan luaran berupa Probiotik Probio_FM UBB.

Sedangkan tahun ini, Tim UBB memperoleh dana hibah dengan program berjudul 'Kemitraan Hilirisasi Produk Teknologi Probio_FM UBB untuk Pelembagaan Usaha Masyarakat Berbasis Pertanian Organik' yang turur menjalin kerja sama dengan Universitas Jambi, CV Dua Agri Mandiri (DAM) beserta BUMDes Cambai Selatan.

Lokakarya tersebut menghadirkan Dr Fournita Agustina dan Nanang Wahyudin untuk memaparkan berbagai macam materi pengantar mengenai MBKM Matching Fund Kedaireka, mulai dari gambaran umum MBKM Kedaireka, Mutu Akademik MBKM Kedaireka serta Rekognisi dan Konversi MBKM Kedaireka.

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Bangka Belitung Dr Fournita Agustina menerangkan bahwa nilai yang diperoleh mahasiswa dari Program MBKM Kedaireka akan dikonversi oleh tim konversi dari masing-masing program studi sesuai dengan 16 mata perkuliahan pilihan yang ditawarkan oleh UBB kepada mahasiswa, yang hanya dapat diambil untuk kartu rencana studi oleh mahasiswa yang berstatus Mahasiswa MBKM seperti hasil wawancara berikut.

"Belajar dari pengalaman di tahun sebelumnya, UBB menyusun 16 mata kuliah pilihan universitas untuk mempermudah proses konversi nilai dari mahasiswa yang mengikuti Program MBKM. Saat pengisian kartu rencana studi nanti, mahasiswa akan terbagi ke dalam dua status, yakni mahasiswa MBKM dan mahasiswa reguler. Mata kuliah pilihan tersebut hanya dapat dipilih oleh mahasiswa yang berstatus MBKM. Nantinya, nilai yang diperoleh mahasiswa dari Program MBKM akan dikonversi oleh tim konversi dari masing-masing program studi sesuai dengan mata kuliah pilihan yang tersedia di UBB," ujar Dr Fournita.

Dekan Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi (FPPB) Universitas Bangka Belitung Riwan Kusmiadi bersyukur atas Program MBKM Matching Fund Kedaireka yang dilakukan oleh Tim UBB.

Menurutnya, kegiatan ini dapat membangun kekompakan antardosen yang ada di lingkungan universitas, terutama di Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi. (*/t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved