Kabar Belitung

Maskapai Siap Bawa Delegasi G20, Bupati Belitung Pastikan Layani Penerbangan Tambahan

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan maskapai sudah memastikan melayani penerbangan tambahan saat event G20.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung Sahani Saleh saat membuka Pesona Belitung Beach Festival. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan maskapai sudah memastikan melayani penerbangan tambahan saat event G20. Sebelumnya rapat daring sudah dilakukan dengan pihak maskapai dan Kementerian Perhubungan.

"Semua maskapai sudah menyatakan kesediaan mereka. Intinya maskapai siap semua. Garuda siap sampai dua kali penerbangan dalam sehari," katanya seusai pembukaan Pesona Belitung Beach Festival di Tanjung Pendam, Rabu (10/8).

Hanya saja dalam rapat terakhir, lanjut pria yang akrab disapa Sanem ini, masih diatur jam penerbangan. Pengaturan waktu penerbangan ini akan disesuaikan dengan waktu delegasi negara-negara peserta G20 tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Sejauh ini, rencananya para delegasi akan tiba antara siang-malam. Makanya untuk menyesuaikan agar delegasi tak perlu menginap di Jakarta, akan disesuaikan waktu penerbangan dari Jakarta-Tanjungpandan.

"Cuma mengatur jam yang disesuaikan kedatangan delegasi dari luar negeri karena tetap harus melalui Bandara Soekarno-Hatta," tuturnya.

Lanjutnya, Sanem mengatakan dalam menyikapi naiknya tiket penerbangan, pariwisata Belitung tak saja mengandalkan keindahan alam tapi juga mendorong peningkatan dari segi atraksi, event budaya dan sport tourism.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mengeluarkan izin kepada maskapai untuk menaikkan harga tiket pesawat.

Sebelumnya izin tersebut disampaikan melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor 142 tahun 2022 tentang Besaran Biaya Tambahan (Surcharge) yang

Disebabkan Adanya Fluktuasi Bahan Bakar (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

"Makanya akan terus membuat event dalam meningkatkan nilai jual pariwisata Belitung, sehingga harga tiket tidak akan masalah bagi wisatawan," katanya.

Sebagai daerah kepulauan yang juga mengandalkan jalur penerbangan, Sanem menuturkan, Belitung akan menyusun strategi dalam menghadapi kenaikan tarif pesawat. Pemerintah daerah juga mengharapkan pemerintah pusat dapat memberikan dukungan dalam pengembangan pariwisata.

Kenaikan tiket pesawat juga sekaligus transformasi wisatawan yang datang ke Belitung tak hanya dari segi kuantitas atau jumlah, tapi dari segi kualitas. Apalagi Belitung yang menyandang status sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) juga menyajikan pesona bagi wisatawan minat khusus.

Dengan kondisi ekonomi dunia yang tak stabil, lanjutnya, mengharapkan wisatawan mancanegara (wisman) pun terasa berat. Makanya akan dioptimalkan menyasar wisnus.

Sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan saat ini memang maskapai kekurangan armada pesawat. Makanya pemerintah akan memberikan langkah-langkah insentif.

"Agar pesawat bisa ditambah sehingga tingkat ketersediaan kursi bertambah dan akan menurunkan harga tiket pesawat," tuturnya. (del)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved