Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Terus Kejar Capaian Vaksinasi, Dinkes Buka Gerai Booster Kedua

DKPPKB Bangka Selatan membuka gerai vaksinasi booster kedua atau dosis keempat bagi para tenaga kesehatan di Kantor DKPPKB Basel.

Bangka Pos/Adelina Nurmalitasari
ilustrasi - Proses vaksinasi booster bagi ASN yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemkab Belitung. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DKPPKB) Bangka Selatan membuka gerai vaksinasi booster kedua atau dosis keempat bagi para tenaga kesehatan di Kantor DKPPKB Basel, Kamis (11/8). Jalannya kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Kepala DKPPKB Basel Agus Pranawa, yang dibantu tim tenaga medis dari Puskesmas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKPPKB Basel, Slamet Wahidin mengatakan, pembukaan gerai vaksin booster kedua ini merupakan yang pertama di wilayahnya. Hal ini diakuinya, sesuai dengan intruksi dari pemerintah pusat maupun Pemprov Babel.

"Ini khusus untuk tenaga kesehatan yang wajib vaksinasi booster kedua, dosis vaksin yang kita berikan jenis moderna," kata Slamet Wahidin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/8).

Namun menurutnya, stok vaksinasi jenis moderna di wilayahnya, mengalami keterbatasan. "Termasuk di pemerintah pusat maupun provinsi. Saat ini hanya cukup untuk 200 orang. Kami sudah jalin komunikasi ke Pemprov Babel maupun pusat terkait stok vaksin ini, tapi memang saat ini sedang kosong," jelasnya.

Ia memastikan, sudah mengintruksikan kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit hingga Pukesmas untuk divaksin booster kedua. "Kendala kami sampai sekarang pada stok vaksin jenis moderna yang memang masih kurang, tapi kami terus berusaha untuk menyediakan vaksin khusus tenaga kesehatan terlebih dahulu," ungkapnya.

Pihaknya juga mengakui, sampai saat ini juga sedang mengejar target vaksinasi, baik dosis satu, kedua maupun ketiga yang secara persentase belum mencapai 100 persen. "Kami bersama dengan unsur-unsur terkait seperti Polri, TNI, tenaga kesehatan untuk terus membuka gerai vaksin di beberapa tempat," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mulai melakukan penyuntikan vaksin dosis keempat pada Sabtu (6/8). Penyuntikan tersebut baru akan dilakukan kepada Sumber Daya Manusia Kesehatan (SMDK) atau tenaga kesehatan (nakes).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bateng, Mukhrim mengatakan, penyuntikan vaksinasi dosis keempat atau disebut juga vaksin booster kedua dilakukan di masing-masing fasilitas kesehatan. "Jadi sistemnya tidak dilakukan secara terpusat, tapi di Puskesmas masing-masing wilayah," kata Mukhrim, Jumat (5/8).

Diakuinya, penyuntikan vaksin booster kedua tersebut juga akan ditata mengingat jarak penyuntikan dari booster pertama ke booster yang kedua minimal harus enam bulan. Adapun jenis vaksin yang digunakan nantinya adalah vaksin Pfizer dan vaksin Moderna.

"Sampai sekarang masih ada beberapa nakes yang jarak penyuntikan dari vaksin booster pertama belum sampai enam bulan," jelasnya.
Sementara itu, bagi masyarakat yang belum divaksin Covid-19 sama sekali, tetap bisa menerima pelayanan penyuntikan vaksin di Puskesmas manapun dengan syarat cukup membawa KTP. "Untuk stok vaksin Covid-19 di Puskesmas masih tetap tersedia, baik untuk dosis 1, dosis 2 maupun booster," ujarnya.

Diketahui, saat ini kasus Covid-19 di Bateng pada bulan Agustus 2022 tersisa sebanyak 3 kasus. Sedangkan untuk capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah saat ini sudah menunjukan angka-angka yang cukup bagus. "Untuk dosis 1 presentasenya adalah sekitar 83,64 persen, dosis 2 sekitar 71,44 persen dan dosis 3 sekitar 29,08 persen," ungkapnya.

Diakuinya, capaian vaksin Covid-19 dosis 3 atau dosis booster memang tidak sebanyak dosis 1 dan 2. Untuk itu, dirinya mengimbau agar masyarakat mempunyai kesadaran untuk divaksin meskipun saat ini kasus Covid-19 tidak sebanyak dan semengerikan dulu. "Tentu kita masih harus tetap waspada agar kasus Covid-19 tidak meningkat lagi," tegasnya. (v1/u2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved