Kabar Pangkalpinang

Rektor Minta Tak Ada Perpeloncoan, Pengenalan Kampus UBB dengan Sistem Hybrid

Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Editor: Rusaidah
Istimewa/UBB
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UBB yang dilakukan dengan sistem hybrid. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dilakukan selama lima hari, mulai tanggal 8 - 12 Agustus 2022, dengan sistem hybrid. Dua hari secara online dan tiga hari secara offline.

PKKMB tersebut mengusung tema 'Membangun Generasi Unggul yang Adaptif dan Berdaya Saing Berlandaskan Mental, Moral dan Intelektual di Era Transformasi Merdeka Belajar - Kampus Merdeka'.

PKKMB 2022 diikuti oleh 1942 peserta, dengan 1937 mahasiswa baru dan 5 orang peserta lama yang belum mengikuti PKKMB. Dengan rinciannya Fakultas Teknik 660 mahasiswa, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi 406 mahasiswa, Fakultas Ekonomi 434 mahasiswa, Fakultas Hukum 181 mahasiswa dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 261 mahasiswa.

Rektor UBB Dr Ibrahim menyebutkan, hakikat dari PKKMB adalah mengenalkan dan beradaptasi dengan lingkungan baru di dunia pendidikan tinggi.

Dia menegaskan, dalam pelaksanaan PKKMB UBB 2022 ini, tidak ada namanya perpeloncoan dan dehumanisasi, tidak ada istilah kasta dan senioritas di dalam dunia perkuliahan.

"Jika ada yang merasa dirugikan atau tidak sesuai dengan prosedur selama pelaksanaan PKKMB ini silakan melaporkan melalui layanan aduan yang telah disediakan oleh universitas atau bisa langsung melalui IG pribadi, karena dalam PKKMB tidak ada istilah perpeloncoan. Setelah para peserta dinyatakan sebagai mahasiswa, Anda memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti mahasiswa lainnya," ungkap Ibrahim dalam sambutannya saat membuka acara pelaksanaan PKKMB UBB 2022 di Balai Besar Peradaban (BBP), Senin (8/8).

Dia menjelaskan, kegiatan ini bisa menjadi pondasi bagi mahasiswa baru untuk mengenali, mengidentifikasi dan memahami bagaimana kita menjadi bagian dari UBB.

"UBB mengenalkan PKKMB, konsepnya agak berbeda dengan format bertahun-tahun lalu. Seperti himbauan Pak Dirjen yang mengatur PKKMB, tujuan utamanya adalah untuk mengenalkan kehidupan kampus agar mahasiswa cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan lingkungan pendiidikan tinggi, karena dunia kampus berbeda antara SMA/MA," jelasnya.

Selain itu, salah satu keberhasilan PKKMB kata Ibrahim diukur seberapa jauh mahasiswa dapat memahami konsep pendidikan di perguruan tinggi. Salah satu yang ditekankan adalah bisa dapat belajar dengan baik, bisa beradaptasi dengan baik, serta bisa lulus dengan baik.

"Tidaklah mudah menjadi bagian dari mahasiswa UBB, dimana ada jalur SNMPTN lebih kurang 40 persen di antaranya menyeleksi secara akademik, kemudian ada jalur SMBPTN, SMMPTN Barat dan jalur SMM UBB. Melalui jalur ini tentunya para mahasiswa melewati fase seleksi yang ketat dan banyak mahasiswa yang berharap menunggu hasil kelulusan," tuturnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim melalui rekaman video menyebutkan, senang sekali bisa menyapa mahasiswa baru yang akan mengalami masa pengenalan kehidupan kampus.

Selain program belajar di luar kampus, Kemendikbudristek juga memiliki program praktisi mengajar yang baru diluncurkan tahun ini, dengan mendatangkan pengajar berpengalaman untuk memberikan pengetahuan kepada para mahasiswa.

"Dengan adanya program ini, dapat membantu para mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Mau jadi apapun kita di masa depan, semua dilakukan mulai dari sekarang ini, jangan takut mencoba sampai berhasil dan sukses," tambahnya. (t2)

 

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved