Ridwan Djamaluddin: Kita Harus Jadi Bangsa Pemenang

Ia pun mendorong anak muda untuk berinovasi, belajar, aktif, serta menguasai media sosial dengan baik.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cici Nasya Nita
Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin (kiri) bersama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo (kanan). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin memaknai HUT ke-77 Kemerdekaan RI sebagai momentum Indonesia menjadi bangsa pemenang.

"Kita harus jadi bangsa pemenang," kata Ridwan, Sabtu (13/8/2022).

"Dari Bangka Belitung, kita dorong untuk model kebinekaan Indonesia dan semangat kita. Setelah 77 tahun, kita masih ratusan tahun ke depan. Kita jadikan Babel sebagai model kebinekaan dan kemajuan Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, hal yang perlu dilakukan Indonesia agar terus maju, antara lain, membentuk generasi muda yang baik, menjaga kohesi sosial, dan menjaga suasana aman.

"Saya menaruh harapan kepada generasi muda, anggaplah generasi senior ini sudah menjadi panutan, yang mesti bergerak cepat adalah generasi muda," tutur Ridwan.

Ia pun mendorong anak muda untuk berinovasi, belajar, aktif, serta menguasai media sosial dengan baik. "Jangan sampai medsos berdampak negatif," ucapnya.

Kagumi Soekarno

"Bung Karno hebat," kata Ridwan saat ditanya siapakah tokoh pejuang yang paling dikaguminya.

Baginya, Soekarno adalah sosok yang merakyat. Kedekatan Presiden pertama RI itu dengan rakyat terlihat saat pengasingannya di Bangka Barat.

"Sangat merakyat dan sangat mudah dekat dengan rakyat kalau kita lihat foto Bung Karno di Bangka Belitung itu dalam pengasingan di Bangka Barat, 1948-1949. Kedekatan beliau dengan rakyat itu sangat alami, tidak dibuat-buat," ujar Ridwan.

Kedekatan dengan rakyat, lanjut dia, akan bisa membentuk kerekatan sosial. "Oh, harusnya begitu (pemimpin dekat dengan rakyat--red)," ucap Ridwan.

"Kita harus begitu, kita harus menjaga keutuhan. Kalau kita lihat visi misi Bung Karno, sebelum negara di sekitar kita menggerakkan teknologi, Bung Karno sudah membangun reaktor nuklir dan tenaga nuklir, sejak itu sudah mengirim mahasiswa belajar ke luar negeri," tuturnya. (s2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved