Breaking News:

Kabar Bangka

Udang Galah Labuh Air Pandan Ludes Diserbu Pembeli

Stan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Mendo Barat mengandalkan produk udang galah dari Desa Labuh Air Pandan untuk dijual di Pasar Tani.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Edwardi
Stan BPP Kecamatan Mendo Barat mengandalkan produk udang galah dari Desa Labuh Air Pandan. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Stan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Mendo Barat mengandalkan produk udang galah dari Desa Labuh Air Pandan untuk dijual di Pasar Tani yang digelar di halaman Kantor Bupati Bangka, Jumat (2/9).

Selain itu juga menjual telur ayam kampung, ikan lele, air madu dan berbagai jenis sayuran.

Chandra, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Mendo Barat mengatakan produk andalan yang dipasarkan BPP Mendo Barat, yakni udang galah dari hasil tangkapan di sungai Desa Labuh Air Pandan.

"Alhamdulillah produk udang galah ini habis diserbu pembeli, bahkan banyak pegawai yang tidak kebagian dan memesan untuk Jumat depan. Tadi kita hanya membawa 5 kilo dijual dengan harga Rp140 ribu per kilo," kata Chandra.

Dilanjutkannya, ukuran udang galah yang dijual antara isi 8-15 ekor per 1 kilogram.

"Kita memang tidak berani mengambil banyak khawatir tidak laku dan banyak sisanya, tapi saat ini memang sedang tidak musim udang galah sehingga stoknya juga sedikit, sehingga hanya membawa 5 kilo saja. Alhamdulillah semuanya habis terjual," ujarnya.

Ditambahkannya, untuk produk sayuran banyak berasal dari Desa Kemuja.

"Untuk telur ayam kampung dijual Rp2.700 per butir dari peternak ayam Desa Air Duren, ada juga lele hidup Rp25 ribu per kg, untuk sayuran ada kucai, kecipir, kacang panjang, kencur, kencang harus, pucuk ubi, tomat, timun rata-rata kita jual Rp5.000 per bungkus atau ikat," ungkapnya.

Diakuinya semua produk yang dijual ini diambil langsung dari para petani binaan petugas PPL dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Mendo Barat.

"Untuk sentra produk tanaman holtikultura ini ada di Desa Kemuja, Desa Zed, Desa Petaling Banjar dan lainnya," ujarnya.

Diungkapkannya untuk pemasaran produk hasil pertanian dari Kecamatan Mendo Barat ini memang di sana sudah ada pedagang pengepul besarnya yang siap menampung hasil produk para petani.

"Jadi pedagang pengepul besar ini selanjutnya mendistribusikan ke pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Pangkalpinang, Sungailiat dan lainnya, sehingga para petani juga merasa terbantu dengan adanya pengepul ini," katanya. (edw)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved