Breaking News:

250 UMKM Ramaikan Food Milenial Festival di Pangkalpinang

Fetty juga menawarkan promo menarik kepada pembeli, yakni beli dua varian gratis satu kulit crispy.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Sela Agustika
FOOD MILENIAL FESTIVAL - Sejumlah warga mengunjungi Food Milenial Festival (FMF) di Pangkalpinang, Rabu (14/9). Food Milenial Festival diselenggarakan Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai Selasa (13/9/2022) dan dijadwalkan berakhir pada Sabtu (17/9/2022). Festival ini diikuti sekitar 250 pelaku UMKM. Mereka menempati 150 tenda yang dipasang di sepanjang jalan depan rumah dinas wali kota hingga Wilhelmina Park dan Alun-alun Taman Merdeka. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sekitar 250 pelaku UMKM berpartisipasi dalam Food Milenial Festival (FMF) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai Selasa (13/9).

Mereka menempati 150 tenda yang dipasang di sepanjang jalan depan rumah dinas wali kota hingga Wilhelmina Park dan Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang.

Pendiri FMF, Monica Haprinda, mengatakan, Food Milenial Festival merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-265 Kota Pangkalpinang yang jatuh pada 17 September 2022.

"Rangkaian kegiatan FMF ini dibuka dengan Jambore PKK yang akan berlangsung selama dua hari. Adapun FMF berlangsung selama 5 hari sampai 17 September nanti," kata Monica dalam rilis yang diterima Bangka Pos, Rabu (14/9/2022).

"Kalau 2019 lalu hadir (grup musik) HIVI, kemudian 2020 ada Ustaz Maulana di acara MTQ, nah untuk tahun ini kita undang Budi Doremi di acara FMF menyambut HUT Kota Pangkalpinang," ujar istri Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil itu.

Monica menilai penyelenggaraan FMF sangat bagus bagi ekonomi lokal. Sebab, orang yang berbelanja di festival tersebut bukan hanya masyarakat Pangkalpinang, melainkan juga warga dari berbagai penjuru Pulau Bangka.

Dia pun berharap FMF dapat menyejahterakan para pelaku UMKM. "Semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini saya ucapkan terima kasih. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, terutama UMKM," tuturnya.

Lebih murah

Pemilik usaha Martabak Mamen, Jimy, mengatakan, berjualan di FMF membuat pendapatannya lebih tinggi ketimbang di outlet.

Ia juga menjual produknya dengan harga lebih murah di festival tersebut.

"Yang mana biasanya mulai dari Rp35 ribu hingga Rp45 ribu, di sini hanya Rp18 ribu hingga Rp22 ribu, biar orang yang beli juga lebih mudah," kata Jimy, Rabu (14/9/2022).

Hal senada disampaikan pemilik Chicken Popop, Fetty. Dia mengaku, selama mengikuti FMF, penjualan aneka menu Chicken Popop meningkat dibanding hari biasanya.

Fetty juga menawarkan promo menarik kepada pembeli, yakni beli dua varian gratis satu kulit crispy.

"Alhamdulillah, penjualan lumayan meningkat dari biasanya," ucapnya.

"Kita memang sudah buat bahan lebih banyak dan untuk hari kedua ini kita sediakan barang juga lebih banyak karena lihat antusiasme pembeli kemarin tinggi," tutur Fetty. (u1/t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved