Breaking News:

Berita Bangka Tengah

DPRD Bangka Tengah Ajukan Penambahan 5 Kursi di Pileg 2024

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah akan mengajukan penambahan kursi pada pemilihan legislatif (pileg) 2024.

Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
RDPU - DPRD Bateng saat menggelar RDPU tentang penambahan kursi DPRD untuk Pemilu 2024 di Sekretariat DPRD Bateng, Senin (12/9). 

KOBA, BABEL NEWS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah akan mengajukan penambahan kursi pada pemilihan legislatif (pileg) 2024. DPRD bahkan telah menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama sejumlah pihak di antaranya, jajaran eksekutif, KPU, Bawaslu Bateng dan lain sebagainya, Senin (12/9) sore.

Diketahui, saat ini DPRD Bateng terdiri dari sebanyak 25 anggota dewan. Pada kesempatan itu, para stakeholder telah sepakat agar adanya penambahan kursi di DPRD pada pileg tahun 2024.

Anggota Komisi II DPRD Bateng, Apri Panzupi mengatakan, penentuan bertambah atau tidaknya kursi di DPRD adalah keputusan dari KPU RI. Meski demikian, dari data jumlah penduduk di Bangka Tengah yang sudah mencapai sekitar 200.110 orang, maka kursi di DPRD Bangka Tengah layak untuk dijadikan sebanyak 30 kursi atau bertambah 5 kursi.

"Dari RDPU kita kemarin, Insya Allah semuanya sudah satu frekuensi, satu pemahaman bahwa Bangka Tengah layak bertambah kursi DPRD-nya di Pemilu 2024," kata Apri, Selasa (13/9).

Namun diakuinya, untuk mencapai hal tersebut, perlu melibatkan berbagai stakeholder yang ada di Bateng. Menurutnya, semua pihak telah menyepakati hal tersebut karena dianggap sebagai isu politik yang harus diperjuangkan bersama-sama ke KPU Babel, Kemendagri, KPU RI dan Bawaslu RI.

"Dengan begitu kami berharap adanya kesepahaman dengan Kemendagri, KPU RI dan KPU Babel. Karena yang menentukan bertambah atau tidaknya alokasi kursi (DPRD) tersebut adalah KPU RI berdasarkan data dari Kemendagri," jelasnya.

Ia menjelaskan, data Kemendagri tersebut diambil berdasarkan data yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. "Karena itu prasyarat bahwa data yang digunakan adalah data 16 bulan sebelum hari pencoblosan. Sedangkan hari pencoblosan atau Pemilunya kan tanggal 14 Februari 2024," ujarnya.

Ketua DPRD Bateng, Me Hoa mengungkapkan, ketentuan penambahan kursi di DPRD tersebut telah sesuai dengan Pasal 191 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ayat (2) huruf c. "Dalam aturan tersebut menyatakan bahwa kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 200.000 orang sampai 300.000 orang memperoleh alokasi 30 kursi," ungkap Mehoa.

Sehubungan dengan ketentuan di atas, berdasarkan jumlah data kependudukan Kabupaten Bateng Semester 1 Tahun 2022 dari konsolidasi data kependudukan Dinas Dukcapil Bateng dan Dirjen Dukcapil Kemendagri RI berjumlah 200.110 orang.

Ketua Bawaslu Bateng, Robianto mengakui, jika memang ada penambahan kursi, maka data penduduk yang jadi pegangan harus terverifikasi dengan baik. "Sebanyak 200.110 jiwa ini bisa saja belum valid. Karena kami dari bawaslu sering menemukan data ganda atau data tidak valid," tegas Robianto.

Ia menuturkan, penambahan 5 kursi ini harus dilakukan pengawalan dengan sinergi yang baik antara DPRD dan pemerintah daerah. "Dengan begitu, angka 200.110 tersebut benar-benar angka yang relevan untuk ditetapkan sebagai acuan jumlah pendudukan untuk penambahan kursi DPRD," pungkasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved