Berita Pangkalpinang

6.699 KPM di Pangkalpinang Sudah Terima Rp500 Ribu

Sebanyak 6.699 keluarga penerima manfaat (KPM) di Pangkalpinang sudah menerima bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi.

ist/Suvino
PENYALURAN BLT - Kantor Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang saat menyalurkan BLT pengalihan subsidi kenaikan harga BBM Rp500.000 kepada KPM di Pangkalpinang, beberapa waktu lalu. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 6.699 keluarga penerima manfaat (KPM) di Pangkalpinang sudah menerima bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp500.000. Dari total 6.988 KPM yang bakal menerima BLT dan subsidi kenaikan BBM tersebut, masih ada 289 KPM lagi yang belum mengambil bantuan tersebut.

Kepala Kantor Pos Indonesia cabang Pangkalpinang, Suvino Yuliandrofi mengatakan, penyaluran BLT di Pangkalpinang sudah mencapai 94,34 persen. Kemudian, untuk Kabupaten Belitung sudah tersalur kepada 6.797 KPM atau 83,85 persen.

Sementara kabupaten lainnya masih dalam proses penyaluran. "Yang belum menerima itu mungkin sudah tidak lagi di Kota Pangkalpinang, atau belum bisa mengambil saat ini masih proses pendataan. Untuk kabupaten lain baru akan disalurkan jadi datanya belum masuk semua masih proses," ujar Suvino, Jumat (16/9).

Diakuinya, bantuan tersebut diberikan secara bertahap kepada setiap kecamatan yang disalurkan oleh Kantor Pos Indonesia cabang Pangkalpinang. "Bantuan ini berupa belanja sembako dan BLT pengalihan subsidi kenaikan harga BBM, untuk belanja sembako Rp200.000 dan subsidi kenaikan BBM Rp300.000 jadi total Rp500.000 setiap KPM yang menerima. Untuk Pangkalpinang sudah selesai penyaluran tinggal kita upayakan yang belumnya," jelasnya.

Menurutnya, bantuan ini memang diberikan secara langsung oleh Kementerian Sosial untuk masyarakat yang membutuhkan juga untuk membantu pascakenaikan BBM. Ia berharap, para penerima manfaat dapat mempergunakan bantuan yang telah diberikan dengan baik.

"Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, serta dibelanjakan dengan bijak. Seperti membeli sembako, dan kebutuhan rumah lainnya termasuk membeli BBM," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 6.988 keluarga penerima manfaat (KPM) di Pangkalpinang menerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp500.000. Bantuan pengalihan subsidi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ini, diberikan secara bertahap di setiap kecamatan yang disalurkan oleh Kantor Pos Indonesia cabang Pangkalpinang.

Kepala Kantor Pos Indonesia cabang Pangkalpinang, Suvino Yuliandrofi mengakui, bantuan akan diberikan secara bertahap kepada masyarakat hingga Rabu (14/9). "Bantuan ini berupa belanja sembako dan BLT pengalihan subsidi kenaikan harga BBM, untuk belanja sembako Rp200.000 dan subsidi kenaikan BBM Rp300.000 jadi total Rp500.000 setiap KPM yang menerima," ujar Suvino, Jumat (9/9).

Menurutnya, bantuan ini memang diberikan secara langsung oleh Kementerian Sosial untuk masyarakat yang membutuhkan. Ia juga memastikan, sebelum penyaluran pihaknya sudah berkoordinasi dulu dengan kelurahan.

"Untuk yang belanja sembako sebelumnya kan sudah disalurkan oleh Bank Himbara, dan untuk bulan September ini digabung dengan BLT BBM. Mekanisme penyalurannya tetap sama seperti dulu dijadwalkan per kecamatan dan per kelurahan," jelasnya.

Dirinya berharap, para penerima manfaat dapat mempergunakan bantuan yang telah diberikan dengan baik. "Kita sudah sering menginfokan kepada masyarakat agar membelanjakan bantuan yang diberikan dengan bijak. Seperti membeli sembako, dan kebutuhan rumah lainnya termasuk membeli BBM," tuturnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved