Berita Kabupaten Bangka

Pesantren Bahrul Ulum Bangun Masjid Santri Putri

Bupati Bangka, Mulkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Senin (19/9).

Bangka Pos/Edwardi
PEMBANGUNAN MASJID - Bupati Bangka, Mulkan saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Senin (19/9). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Bupati Bangka, Mulkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Senin (19/9). Pembangunan masjid ini nantinya diperuntukkan bagi para santri putri di pesantren tersebut.

Mulkan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan yang ada di wilayahnya. "Pembangunan masjid ini merupakan kegiatan keagamaan, di mana kita harus bersinergi dan saling bergandengan tangan untuk membantu pembangunan ini," kata Mulkan.

Diakuinya, pada tahun ini Pemkab Bangka bisa membantu sedikit, mungkin cukup untuk membangun pondasinya dulu. "Insya Allah tahun depan bisa ditambah lagi sekitar Rp300 juta, Alhamdulillah pihak Pemprov Babel juga siap membantu di tahun anggaran 2023," ujar Mulkan.

Asisten II Setda Babel, Yanuar mengatakan, Pemprov Babel sangat senang dan mendukung pembangunan masjid untuk para santri putri ini. "Niat baik ini harus dilaksanakan apalagi Pak Pj Gubernur Babel saat ini sangat mendukung sekali kegiatan untuk generasi muda kita," kata Yanuar.

Menurutnya, untuk informasi pada tahun 2023, Pemprov Babel akan membantu untuk menganggarkan sesuai usulan yang disampaikan Ketua Pesantren Bahrul Ulum, Syaipul Zohri. "Di sini juga ada Ketua DPRD Babel, mohon dibantu karena kalau pihak Pemprov Babel mengusulkan saja tanpa ada dukungan dari Badan Anggaran DPRD juga tidak bisa, mudah-mudahan anggota DPRD juga ikut membantu merealisasikannya, semoga masjid ini bisa diselesaikan pembangunannya supaya para santri putri bisa lebih khusyuk lagi dalam beribadahnya," kata Yanuar.

Ketua Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Syaipul Zohri mengatakan, jumlah santri yang belajar saat ini ada sekitar 700 lebih santri. Terdiri dari 400 santri putri dan 300 santri putra. "Untuk santri putri ini ditambah para pengasuhnya ada sekitar 420 lebih orang sebelumnya melaksanakan salat berjamaah di ruangan pertemuan ini, sedangkan para santri putra di masjid lama masih cukup untuk menampungnya," kata Syaipul Zohri. (edw)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved