Bansos Harus Tepat Sasaran, BPS Babel Bersiap Registrasi Sosial Ekonomi

Registrasi sosial ekonomi nantinya akan terintegrasi dengan berbagai jenis data yang dimutakhirkan secara berkala.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melakukan pendataan registrasi sosial ekonomi (regsosek) mulai 15 Oktober hingga 14 November tahun ini.

Dengan pendataan tersebut, kebijakan pemerintah dapat didasarkan data yang terintegrasi sehingga lebih efektif, misalnya terkait kebijakan perlindungan sosial, kemiskinan, dan pemberdayaan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel Toto Haryanto Silitonga, Selasa (20/9/2022), di Pangkalpinang, mengatakan, regsosek merupakan agenda prioritas pemerintah sebagai sebuah momentum menuju terwujudnya satu data perlindungan sosial.

Pembenahan sistem pendataan yang terintegrasi ini diharapkan bisa mencegah persoalan klasik dalam penyaluran bantuan sosial yang sering kali tidak tepat sasaran.

"Bantuan sosial sebagai bagian dari perlindungan sosial harus disalurkan tepat sasaran pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan," kata Toto.

Dia menuturkan, ada beberapa target yang hendak dicapai pada regsosek. Mulai tahun depan, Indonesia ditargetkan sudah memiliki sistem satu data terintegrasi untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Adapun data target program saat ini masih sangat sektoral, masing-masing kementerian atau lembaga memiliki basis data untuk menyalurkan program bantuan sosialnya.

Dengan cukup besarnya anggaran yang digunakan untuk pendataan masyarakat kurang mampu, tentunya diperlukan sistem dan basis data sosial ekonomi secara menyeluruh dan terintegrasi dengan basis data lain agar data dapat dimanfaatkan dan dikelola secara efektif dan efisien.

"Hal ini diperkuat dengan pernyataan Bapak Presiden Jokowi dalam rapat terbatas pada bulan Agustus lalu mengemukakan pendataan regsosek perlu dipercepat karena sangat diperlukan untuk mendorong penurunan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem," tutur Toto.

Selain itu, lanjut dia, regsosek merupakan perwujudan reformasi perlindungan sosial yang adaptif sebagai basis untuk integrasi program perlindungan sosial dengan pemberdayaan sosial ekonomi, kolaborasi lintas program, dan kerja sama dengan bukan pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved