Berita Bangka Tengah

Warga Perbaiki Akses Jalan ke Danau Pading

Plat duiker (pembatas jembatan dengan pinggir got, sungai atau dengan irigasi) jebol akibat tergerus oleh air akibat hujan lebat beberapa hari lalu.

ist/Kades Perlang
GOTONG ROYONG - Warga Desa Perlang bergotong royong memperbaiki plat duiker yang jebol di ruas jalan menunju Danau Pading, Sabtu (24/9). 

LUBUK BESAR, BABEL NEWS - Curah hujan yang cukup tinggi di Bangka Belitung, khususnya di Kabupaten Bangka Tengah membuat sejumlah infrastruktur menjadi rusak. Salah satunya yang terjadi di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, tepatnya di ruas jalan menuju destinasi wisata Danau Pading.

Tampak plat duiker (pembatas jembatan dengan pinggir got, sungai atau dengan irigasi) jebol akibat tergerus oleh air akibat hujan lebat beberapa hari yang lalu.

Kepala Desa Perlang, Roni mengungkapkan, rusaknya akses jalan tersebut dinilai sangat membahayakan karena dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. "Kami imbau pengendara yang melintas agar waspada dan berhati-hati," ucap Roni, Minggu (25/9).

Selain itu, dirinya juga meminta agar dinas terkait segera memperbaiki kerusakan tersebut menggunakan dana tanggap darurat. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut-larut, maka ditakutkan kerusakan akan semakin membesar dan membuat jalan terputus sehingga aktivitas warga pun menjadi terganggu.

"Kami sudah melaporkan hal itu ke Dinas PUPR Bateng dan kata mereka hari ini akan diperbaiki," jelasnya.

Sembari menunggu perbaikan secara menyeluruh dari Dinas PUPR, pihaknya bersama dengan sejumlah warga telah bergotong royong terlebih dahulu untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut menggunakan peralatan seadanya pada Sabtu (24/9). Dibantu dengan alat berat dari PT Walie Tampas, lubang menganga di pinggir jalan itu pun ditutup sementara menggunakan pasir, kayu dan ranting-ranting pohon.

Warga Dusun Sadap, Randi (47) mengaku tak ingin membiarkan akses jalan menuju Dusun Sadap rusak. Apalagi akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi sehingga dikhawatirkan kerusakannya semakin parah.

"Kalau dibiarkan nanti semakin parah. Dampaknya pasti wisatawan yang berkunjung ke sini jadi sepi dan aktivitas warga pun jadi terganggu," ucap Randi.

Oleh karena itu, sebelum dinas terkait bertindak, dia bersama dengan warga lainnya berinisiatif memperbaiki plat duiker yang jebol tersebut untuk sementara waktu. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved