Berita Kabupaten Bangka

25 Persen Pedagang Pakai QRIS, Pasar Kite Sungailiat Mulai Terapkan Transaksi Digital

Mulkan mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan perbankan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayahnya.

Bangka Pos/Edwardi
PERESMIAN - Bupati Bangka, Mulkan saat meresmikan program digitalisasi Pasar Kite Sungailiat melalui aplikasi Sehat Inovatif dan Aman Dipakai atau SIAP QRIS yang dicanangkan Bank Indonesia di Pasar Kite Sungailiat, Selasa (27/9). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Bupati Bangka, Mulkan meresmikan program digitalisasi Pasar Kite Sungailiat melalui aplikasi Sehat Inovatif dan Aman Dipakai atau SIAP QRIS yang dicanangkan Bank Indonesia di Pasar Kite Sungailiat, Selasa (27/9). Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan uji coba belanja langsung oleh Bupati Bangka Mulkan kepada pedagang di Pasar Kite menggunakan transaksi digital (nontunai) atau aplikasi QRIS dari tiga bank berbeda.

Mulkan mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan perbankan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayahnya. "Dengan adanya program digitalisasi atau QRIS ini memberikan kemudahan dalam transaksi jual beli dan juga memberikan jaminan keselamatan kepada masyarakat," kata Mulkan.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai yang cukup banyak, hanya uang untuk biaya parkir dan jajan saja. "Karena kalau bawa uang banyak di dompet dikhawatirkan timbul niat tidak baik dari pelaku kejahatan, dengan adanya QRIS ini bisa terhindar dari kecopetan atau hal lainnya," ujarnya.

Apalagi diakuinya, saat ini banyak uang palsu yang beredar. "Tidak mungkin kita teliti dalam melihat keaslian uang tersebut, apalagi tidak punya alat scan. Karena itu dengan QRIS ini bisa menghindari pembayaran dengan uang palsu," jelas Mulkan.

4 kabupaten
Kepala Unit Orientasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nur Fadilah mengatakan untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini ada 4 kabupaten yang memiliki pasar untuk program aplikasi ini, termasuk Pasar Kite Sungailiat, namun hanya 3 pasar yang dilakukan launching program ini.

"Pasar Kite Sungailiat ini merupakan salah satu pasar yang mendapatkan rekomendasi dari Kemendag dan Bank Indonesia sebagai pasar tradisional yang sudah siap untuk menjalani transaksi digital atau QRIS, karena saat ini lebih dari 25 persen pedagang sudah menggunakan QRIS dalam bertransaksi keuangan," kata Nur Fadilah.

Nur juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bangka Mulkan yang sudah mengawali belanja di beberapa pedagang menggunakan transaksi digital dengan sangat sukses. "Perkembangan QRIS di Kabupaten Bangka saat ini sudah pada posisi kabupaten digital, posisi nilainya bahkan sedikit di atas nilai provinsi dan 7 kabupaten/kota lainnya, semoga Kabupaten Bangka ini bisa kami dorong terus sehingga tahun ini bisa masuk champion yang akan diumumkan di awal Oktober 2022 nanti," ujarnya. (edw)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved